Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Tuesday, December 25, 2018

Taksi Online Hari Natal

Hujan sedari pagi di hari Natal ini tampaknya memang sangat pas dengan suasananya, hari ini kami memang tidak beribadah karena sudah di lakukan perayaannnya di hari Minggu kemarin. Semalam setelah makan malam bersama, nunggu jam 12 malam kita buka kado, dan tentu saja momen ini yang sebenarnya di nantikan oleh Abby, seperti biasanya dia mengharapkan kadonya yang terbanyakdia dapat. Hingga akhirnya kita semua bangun siang, sebenarnya sih saya sudah bangun pagi, antar Oma berangkat dulu baru tidur lagi. Kalau sudah bangun buat saya agak susah tidur lagi, apalagi kopi saya masih belum habis diseruput, jadi sembari menunggu kopi habis, Saya membalas pesan Natal di aplikasi pesan singkat, eh hujan turun nggak berhenti.

Akhirnya setelah jam 12 siang sehabis geletakan di kamar, saya bangun dan mandi. Ternyata si Mami masih menikmati tidurnya di lantai, sementara Abby menikmati film keluarga di tivi sendirian. Sehabis mandi baru saya kasih tahu kalau Oma sudah kirim pesan kalau sudah menunggu di rumah Papa. Jadilah kita semua bersiap-siap dengan semua barang bawaan dan perlengkapan menginap malam ini. Saya mulai mengecek untuk memesan taksi online, cek aplikasi yang satu ternyata harganya masih tinggi jadi saya cek yang satunya lagi, bersyukur cepat dapat pesanannya.

Kurang lebih 10 menitan akhirnya taksinya sampai dan menghubungi lewat pesan singkat, seperti biasa memang di aplikasi agak susah menemukan alamat kita, padahal sudah di taruh point pick upnya tapi mungkin beda di aplikasi driver. Dia menghubungi kasih tahu kalau sudah sampai dan memberibtahu kalau mobilnya Nissan Juke, lhaah memang baru kali ini dapat taksi online keren gini, hebat bener saya pikir, kok mobil sebagus ini buat taksi online. Dan ternyata setelah ngobrol basa-basi saya tahu kalau itu adalah mobil anaknya, mobil yang terdaftar di aplikasi mobil city car kecil gitu. Ya untunglah buat kami sekeluarga ya, pembayaranya lebih murah, naiknya mobil enak.

Sepanjang perjalanan saya dan Pak Dikron sang driver banyak mengobrol, salah satunya adalah tentang arti bahagia. Menurutnya setelah usianya di atas 50tahun sekarang, barulah dia akhirnya menemukan bahwa bahagianya bukan karena memiliki mobil, uang dan sebagainya, bahagia baginya sekarang adalah sehat. Bicara tentang rejeki, berkat atau uang dia bilang, "Saya pernah kerja keras punya uang banyak mas, tapi kalau memang uang itu harus habis atau diminta untuk di gunakan ya sudah gunakan saja. Kalau sudah jadi milik kita dan ngumpul ya pasti jadi milik kita!" Hebat, begitu dalam benak saya, masih dalam pikiran saya dengan momen kebijaksanaan ini saya mendapatkan tambahan lagi, "Yang penting dalam hidup ini harus semangat mas, semangat kerja, jangan malas, itu saja!" Saya makin di yakinkan kalau itu yang juga mesti saya lakukan di waktu-waktu kedepan.

Mobil sudah hampir sampai di tujuan, tapi masih ada satu hal lagi yang dia katakan, "kalau mau mengatasi masalah apapun ya mas, kuncinya cuma satu, harus sabar. Iya sabar itu saja, pasti nanti akan ada jawabannya." Saya kasih kode untuk berbelok dan kemudian mobil berhenti, saya berikan bayaran taksinya dan bilang terimakasih, jawabannya lebih bagus lagi, "Selamat menikmati waktu liburan dengan keluarga mas!" Benar perjalanannya saya bisa membayar, tapi berbagi pengalaman dan kebijaksanaannya saya tidak bisa membayar. Terimakasih Pak Dikron, saya anggap ini adalah kado Natal saya yang sangat berkesan tahun ini, yang menegaskan pada saya bahwa bahagia adalah memiliki Kesehatan yang maksimal,  bahwa harapan untuk kehidupan yang lebih baik diwaktu kedepan adalah dengan semangat, kerja keras dan penuh kesabaran. Gusti mberkahi pak!

"Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!" Mazmur 31:19

Monday, August 4, 2014

Risiko Impoten pada Pria Pecandu Ponsel

Terlalu "lengket" dengan gadget memang bisa membuat kesempatan kita untuk berinteraksi secara langsung dengan orang di sekitar menjadi berkurang. Tetapi keakraban dengan gadget ternyata juga bisa merusak kehidupan seksual.

Sebuah studi teranyar menemukan, pria yang memegang ponselnya lebih dari 4 jam setiap hari lebih rentan mengalami impotensi dibanding mereka yang membatasi memegang gadgetnya kurang dari 2 jam setiap hari.

Penelitian ini dilakukan terhadap 20 pria yang mengalami gangguan ereksi selama 6 bulan penelitian. Mereka juga melibatkan 10 pria sehat yang tidak ada masalah dengan ereksinya. Setiap orang diminta mengisi tes tentang fungsi ereksi dan juga kebiasaan mereka memakai ponsel.

Secara umum memang tidak ada perbedaan nyata pada kedua kelompok itu. Mereka juga memiliki kadar testosteron yang hampir sama, demikian pula dengan durasi waktu mereka menggunakan gadget.

Perbedaan jelas terlihat pada waktu mereka menyimpan ponsel di kantong baju atau celana, atau pun menggenggamnya.

Pria yang sebelumnya diketahui mengalami kesulitan ereksi ternyata membawa ponsel mereka lebih lama dibanding pria dari kelompok B atau pria yang sehat. Jumlahnya cukup berbeda, 4 jam dibanding 1,8 jam.

"Total waktu ketika menggenggam ponsel lebih berpengaruh dibanding dengan yang jarang memakai ponsel," kata peneliti.

Studi lain mengenai penggunaan ponsel dan tingkat kesuburan juga banyak dilakukan. Salah satunya menyebutkan, makin sering pria menggunakan ponselnya, makin buruk kualitas dan jumlah sperma mereka.

http://health.kompas.com

Jangan Tidur Dekat Ponsel

Pernahkah Anda ngobrol dengan teman di grup chatt atau dengan kekasih sampai dini hari? Atau Anda punya kebiasaan meletakkan ponsel di dekat bantal agar bisa cepat mengeceknya jika ada pesan masuk? Anda tak sendiri. Menurut survei, 44 persen pemilik ponsel tidur di dekat ponsel mereka.

Meski Anda beralasan tak bisa jauh-jauh dari ponsel sepanjang hari, tetapi saat tidur sebaiknya simpan ponsel atau gadget jauh dari tempat tidur. Ketahui apa saja bahaya kesehatan jika kita tidur bersama ponsel.

- Risiko terbakar
Sudah cukup sering terjadi kasus ponsel pintar meledak dan terbakar di tempat tidur. Sejauh ini diduga penyebabnya adalah pemakaian baterai yang tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel. Oleh karena itu, sebaiknya kita memilih aksesoris ponsel yang asli dan menjauhkan ponsel dari tempat tidur di malam hari.

- Mengganggu tidur
Ponsel, tablet, TV, dan berbagai perangkat gadget yang menggunakan layar LED akan mengeluarkan cahaya biru. Sinar ini diketahui akan menghambat produksi hormon melatonin yang kita butuhkan agar bisa mengantuk. Terganggunya produksi melatonin juga akan merusak jam biologis tubuh.



- Bahaya radiasi
Memang belum ada riset yang membuktikan penggunan ponsel akan menyebabkan kanker. Tetapi secara umum ponsel dan gadget lain mengeluarkan radiasi elektromagnetik dalam dosis rendah. Jumlah yang sama juga dikeluarkan oleh microwave dan alat rontgen.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan radiasi tersebut bisa bersifat karsinogen pada manusia, terutama pada anak-anak. Itu sebabnya, jika Anda masih memiliki anak kecil, jauhkan perangkat gadget dari kamar tidur.

http://health.kompas.com

Thursday, June 19, 2014

Mengapa Manusia Butuh Pelukan Setiap Hari?

Fakta ilmiah menyimpulkan bahwa manusia butuh berpelukan setiap hari. Pelukan memiliki efek sangat baik bagi kesehatan psikologis maupun fisik pada setiap manusia. Ini enam alasan manusia butuh berpelukan setiap hari.

1. Pelukan 8 kali sehari

Situs mercola mengabarkan, seorang Neuroeconomist, Paul Zak, atau yang lebih dikenal Dr. Cinta, merekomendasikan untuk rutin berpelukan sebanyak 8 kali perhari untuk merasa bahagia dan menikmati hubungan yang lebih baik. Bahkan ahli Psychotherapist, Virginia Satir, menyebutkan bahwa pelukan sebanyak 4 kali sehari untuk bertahan, 8 kali sehari untuk maintenance dan 12 pelukan untuk masa pertumbuhan. Saat berpelukan tubuh kita memproduksi hormon oksitoksin, yang terproduksi akibat respon sentuhan fisik. Hormon ini sangat baik untuk kesehatan dan menjauhkan tubuh dari penyakit.


2. Meningkatkan rasa aman

Penelitian menemukan fakta bahwa setiap sentuhan pelukan memberikan efek rasa aman dan nyaman setiap orang. Dengan pelukan, kita terbantu lebih terbuka dan jujur saat berkomunikasi. Selain itu pelukan juga memberikan efek baik saat seseorang mengalami guncangan hebat. Seperti depresi, kesepian, kehilangan seseorang dan lainnya. Dengan hormone oksitoksin yang dikeluarkan saat berpelukan, perasaan kesepian, terisolasi dan marah bisa mereda serta hilang.

3. Baik untuk kesehatan

Ternyata studi menemukan manfaat saat kita melakukan pelukan selama 10 detik. Saat berpelukan terjadi reaksi fisik dan tubuh mengeluarkan kimia alami sehingga tubuh menjadi sehat. Manfaat berpelukan antara lain mengurangi resiko serangan jantung, mengurangi stres, melawan rasa capek, melawan infeksi, menyembuhkan depresi.

4. Meningkatkan sistem imun

Tingkat imunitas pada tubuh seseorang ternyata bisa dipengaruhi oleh emosional mereka. Dengan tekanan tubuh yang dirasakan saat kita berpelukan, mengaktifkan Solar Plexus Chakra pada tubuh. Sehingga menstimulasi kelenjar timus sehingga tubuh kita menyeimbangkan produksi sel darah putih.

5. Meningkatkan percaya diri

Penelitian membuktikan anak yang sering dipeluk lebih percaya diri daripada yang jarang disentuh orangtua mereka. Selain itu, sentuhan berupa pelukan yang diterima sejak kecil bisa meningkatkan rasa cinta seseorang pada diri sendiri. Sehingga orang itu enggak akan mudah merasa kesepian atau depresi.

6. Bikin kulit halus

Ternyata saat kita berpelukan, kulit kita merespon baik sehingga kulit kita lebih bersinar, sehat dan halus. Bagian tubuh ini efeknya melembabkan tubuh dan mengalirkan listrik positif sehingga menyeimbangkan sistem ketegangan pada kulit.

Nah, itu tadi enam alasan manusia butuh berpelukan setiap hari. Semoga bermanfaat.

http://health.kompas.com

5 Tips Sehat dari Dr.Oz

Sejak muncul di acara bincang-bincang televisi Oprah Winfrey Show tahun 2004, Dr.Mehmet Oz telah dianggap sebagai guru untuk setiap hal yang berkaitan dengan kesehatan.

Berikut adalah beberapa tips kesehatan yang tak pernah ketinggalan zaman dari pria yang disapa Dr.Oz itu.

1. Pentingnya serat
Dalam banyak kesempatan Dr.Oz selalu mengingatkan pentingnya memasukkan serat dalam menu harian. Tak berlebihan memang karena serat punya manfaat besar dalam penurunan berat badan, pencernaan, bahkan mencegah kanker.

Salah satu tips yang diberikan Dr.Oz untuk mengonsumsi serat adalah dalam bentuk "minuman hijau" setiap pagi. Selain kaya akan antioksidan, jus sayuran ini juga akan memenuhi 28 persen kebutuhan serat harian.

2. Pentingnya kehidupan seks
Kehidupan seks yang hangat dan memuaskan sangat berpengaruh pada kesehatan dan kebahagiaan. Seks akan meningkatkan denyut jantung dan juga menurunkan stres. Dr.Oz merekomendasikan hubungan seks 2-3 kali dalam seminggu. Meski begitu, menurutnya yang lebih penting adalah kualitas.

3. Lakukan yoga
Dr.Oz melakukan yoga setiap hari untuk meningkatkan kelenturan, fokus, menjaga bentuk tubuh, dan mengurangi stres.

4. Tak perlu memusuhi lemak
Walau Dr.Oz menyarankan untuk menghindari lemak trans, namun ia mengatakan agar kita tak perlu takut terhadap lemak. Tentunya lemak sehat seperti minyak zaitun atau alpukat. Lemak tersebut juga membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih efisien.

5. Belajar memasak
Jika Anda selalu mengandalkan menu restoran atau makanan siap saji, mulailah belajar memasak. Tak ada cara lebih baik untuk mendukung upaya kita menjalani pola hidup sehat dalam jangka panjang jika kita tidak mengontrol bahan-bahan makanan yang dimasak.

http://health.kompas.com

Tuesday, April 1, 2014

Hati-hati, Ini Dampak Buruk Jika Anak Stres karena PR

Bukan hal yang aneh lagi ketika anak diberikan pekerjaan rumah (PR) dari sekolahnya, dan tidak sedikit pula anak yang 'tersiksa' karenanya. Lantas, apakah benar jika dikatakan bahwa sebenarnya PR adalah sesuatu yang dapat 'menyiksa' anak?

Seperti dikutip CNN, Sabtu (29/3/2014), sebuah penelitian terbaru yang dimuat di Journal of Experimental Education mengungkapkan bahwa beberapa pelajar mengerjakan tugas atau PR-nya selama lebih dari 3 jam setiap malam, dan itulah yang menyebabkan mengapa PR membuat anak-anak merasa begitu 'tersiksa'.

"Bagaimanapun, 3 jam itu hanyalah waktu rata-rata saja," ujar Denise Pope, seorang dosen senior di Stanford Graduate School of Education yang melakukan penelitian ini.

"Karena di dalam penemuan ini kami menemukan anak-anak yang melakukannya selama lebih dari itu, di mana kebanyakan mencapai 5 jam di beberapa kasus," imbuhnya.

Penelitian ini dilakukan pada lebih dari 4.300 pelajar dari 10 sekolah menengah atas publik dan private di bagian upper-middle-class California, Amerika Serikat. Para peneliti mencari hubungan diantara PR yang selalu diberikan sekolah dengan kecerdasan para murid.

Ternyata, hasil yang ditunjukkan dalam penelitian ini ini begitu mencengangkan. Riset menunjukkan bahwa PR yang selalu diberikan oleh sekolah dapat memberikan stres tingkat tinggi, masalah kesehatan secara fisik, dan kurangnya keseimbangan di dalam kehidupan anak-anak. Bagi 56 persen dari seluruh murid yang berpartisipasi dalam penelitian ini, PR adalah faktor stres utama mereka.

"Kami menemukan hubungan yang jelas diantara stres yang dirasakan para murid dan dampaknya secara fisik, seperti migrain, ulcers (lubang di dalam lambung), gangguan tidur, hingga penurunan berat badan," tutur Pope.

Harus diakui bahwa keberadaan PR tidak semata-mata diberikan oleh guru, melainkan juga oleh orang tua. Ada orang tua yang sangat ingin anaknya diberikan PR oleh sekolah, namun ada juga yang tidak terlalu menginginkannya. Bahkan tidak sedikit pula orang tua yang jika gurunya tidak memberikan PR, maka mereka akan membeli workbooks sendiri dan menjadikannya PR untuk anak-anaknya.

"Orang tua adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kesehatan anak-anak mereka. Orang tua itu harus menjadi 'pengacara' dan 'cheerleader' untuk anak-anak mereka, bukan grader atau corrector," ujar Pope.

Namun, biar bagaimana pun memang tidak bisa menghilangkan keberadaan PR secara sepenuhnya. Lantas, berapa lama batasannya yang terbaik untuk mengerjakan PR? Pope mengungkapkan bahwa sebaiknya untuk pelajar tingkat SMA yaitu tidak lebih dari 2 jam, sedangkan untuk pelajar SMP tidak lebih dari 90 menit.

"Kalau untuk sekolah dasar, tidak ada korelasinya antara PR dan penghargaan akademik yang akan didapat murid-murid SD," tandasnya.


http://health.detik.com

Agar Anak Tak Cari Info Sendiri, Ini Cara Simpel Berikan Pendidikan Seks

Bagi anak-anak apalagi remaja, hal-hal yang berbau seksual bisa saja menarik perhatian. Nah, di sinilah peran orang tua dibutuhkan untuk menjadi sarana informasi bagi anak-anak ketimbang mereka mencari informasi sendiri dari majalah, internet, atau teman. Lalu, bagaimana cara orang tua memberi pendidikan seks tersebut?

"Pendidikan seks yang diberikan tidak hanya mencakup fakta-fakta fisiologis tentang seks tapi juga menyangkut moral dan etika," kata dosen senior di bidang kesehatan dan pendidikan di Deakin University, dr Debbie Ollis.

Dikatakan dr Ollis, daripada selalu mengaitkan pendidikan seks dengan pencegahan penyakit, kehamilan, atau kekerasan seksual, dengan menambahkan unsur moral dan etika dapat menanamkan rasa tanggung jawab pada remaja di balik pemahaman mereka bahwa seksualitas adalah hal yang normal.

Caranya, percakapan tentang sistem reproduksi bisa dimulai saat anak duduk di bangku pra-sekolah yakni dengan memberi tahu beberapa bagian tubuh seperti penis, vulva, dan vagina. Selain itu, dr Ollis juga merekomendasikan supaya orang tua tak segan-segan mengawali pembicaraan tentang masalah seksual, terutama di waktu senggang dan sedang bersantai dengan keluarga.

"Saya tidak berbicara tentang mengajari anak praktik seksual, tapi berbicara tentang persahabatan dan pemahaman anak tentang tubuhnya sehingga mereka bisa bertanggung jawab dan melindungi organ seksualnya," papar dr Ollis.

Orang tua juga diharap tidak menghakimi dan amat terkejut ketika mereka menemukan fakta jika sang anak sudah mengenal lebih dulu bahasan tentang seksualitas. Sehingga, dr Ollis menyebutnya anggaplah Anda sedang membacakan cerita pada anak atau memberi arahan ketika menonton tv bersama.

Setelah itu, usahakan mendorong anak untuk bertanya agar tak ada lagi hal-hal yang masih membuatnya penasaran. Dengan begini, diharapkan remaja lebih mampu memahami apa yang mereka lihat di media dan lingkungan sekitar serta membuat keputusan tepat seputar isu-isu seksualitas.

"Mereka juga bisa membuat pilihan terkait kontrasepsi saat menikah, lebih bijak dalam menanggapi isu-isu seksual terutama isu-isu yang sering beredar di sosial media dan dialami anak muda yaitu hal-hal terkait pornografi," imbuh dr Ollis.

http://health.detik.com

Wednesday, March 5, 2014

Marah Picu Serangan Jantung dan Stroke hingga 5 Kali Lipat

Seseorang yang memiliki faktor risiko tinggi serangan jantung dan stroke, bila marah, bisa meningkatkan risiko serangan jantung lima kali lipat, dan stroke hingga tiga kali lipat.

Peneliti Amerika Serikat yang menelusuri literatur medis mengatakan kemarahan kerap mendahului serangan jantung dan bisa meSeseorang yang memiliki faktor risiko tinggi serangan jantung dan stroke, bila marah, bisa meningkatkan risiko serangan jantung lima kali lipat, dan stroke hingga tiga kali lipat.

Peneliti Amerika Serikat yang menelusuri literatur medis mengatakan kemarahan kerap mendahului serangan jantung dan bisa menjadi pemicu. Para peneliti menggunakan data dari sembilan studi dan melibatkan responden ribuan orang.

Mereka mengidentifikasi bahwa orang yang berisiko tinggi tersebut berada dalam periode berbahaya sekitar dua jam setelah meluapkan kemarahan. Artinya, dua jam pertama setelah seseorang meluapkan kemarahan, risiko serangan jantung dan stroke meningkat.

Namun mereka mengatakan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami kaitan marah dengan risiko serangan jantung dan stroke. Penelitian lanjutan juga diperlukan untuk menemukan strategi melawan stres dan menghindarkan serangan jantung.

Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard mengatakan, orang yang marah satu kali dalam satu bulan memiliki risiko serangan jantung rendah.

Temperamen tinggi berdampak terhadap kesehatan seseorang secara kumulatif. Semakin sering seseorang tersebut marah maka risiko mengalami serangan jantung dan stroke semakin tinggi. njadi pemicu. Para peneliti menggunakan data dari sembilan studi dan melibatkan responden ribuan orang.

Mereka mengidentifikasi bahwa orang yang berisiko tinggi tersebut berada dalam periode berbahaya sekitar dua jam setelah meluapkan kemarahan. Artinya, dua jam pertama setelah seseorang meluapkan kemarahan, risiko serangan jantung dan stroke meningkat.

Namun mereka mengatakan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami kaitan marah dengan risiko serangan jantung dan stroke. Penelitian lanjutan juga diperlukan untuk menemukan strategi melawan stres dan menghindarkan serangan jantung.

Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard mengatakan, orang yang marah satu kali dalam satu bulan memiliki risiko serangan jantung rendah.

Temperamen tinggi berdampak terhadap kesehatan seseorang secara kumulatif. Semakin sering seseorang tersebut marah maka risiko mengalami serangan jantung dan stroke semakin tinggi.

http://health.kompas.com

Sunday, February 16, 2014

Kiat Menghadapi Balita yang Gemar Membangkang

Menghadapi si Pembangkang perlu cara khusus. Betul, anak-anak prasekolah sebenarnya sudah diajarkan mengenai aturan dan  norma–norma secara konsisten dan mereka sedikit banyak sudah memahaminya. Namun ingat, penanaman aturan dan norma bukanlah proses yang singkat. Ada saja kendala yang menghadang, termasuk ngeyel dan membangkang untuk tidak mematuhi aturan/norma yang ada.
Nah, menghadapi si pembangkang, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan, yaitu :

1. Bersikap tenang dan introspeksi.
Tak perlu menanggapi sikap menentang anak dengan spontan, reaktif, dan tergesa-gesa. Bersikaplah tenang dalam menghadapinya. Pahami latar belakang yang menyebabkan anak membangkang serta kondisi psikologis dan tugas perkembangan anak usia ini. Orangtua perlu introspeksi terhadap perilaku “tidak patuh” anak. Misal, inkosistensi, aturan terlalu kaku, konsekuensi berlebihan, kurang apresiasi, dan sebagainya.

2. Hindari memberikan label
Tak sedikit orangtua menjuluki anak yang kerap protes dengan “anak nakal, bandel, pembangkang” atau menyindirnya dengan kata-kata tajam yang sesungguhnya  dapat melukai perasaan anak. Pada saat itu biasanya muncul pernyataan,“Maunya kamu ini apa sih, kok sama orangtua tidak nurut? Bisa-bisanya kamu menentang orangtua.” Kata-kata seperti ini bisa merenggangkan hubungan orangtua dengan anak.

3. Ciptakan suasana menyenangkan.
Caranya dengan mengganti ucapan yang bernada perintah/paksaan menjadi sebuah “ajakan”. Dengan bahasa ajakan yang halus, anak akan lebih mendengarkan dan senang melakukan apa yang menjadi keinginan orangtua. Ia pun merasa nyaman karena tidak merasa dipaksa. Cara yang lembut akan membuat anak merasa orangtua mencintainya dan menganggap dirinya sebagai seseorang yang spesial. Dari situ anak termotivasi melakukan yang terbaik untuk orangtuanya.

4. Ajak anak berbicara.
Bila anak merasa tak diperhatikan, ajaklah ia mengobrol. Posisikan sejajar, duduk bersama di sofa atau di teras rumah, dengarkan apa pun topik yang ia bicarakan. Tanggapi dengan baik sehingga ia merasa diperhatikan kembali. Biasakan untuk mengajak anak berdialog sejak kecil, meski perkembangan bahasanya masih terbatas. Umpama, anak menolak permintaan orangtua, tanyakan mengapa ia tidak mau, pancing jawabannya lalu coba arahkan bagaimana seharusnya. Terlebih di usia prasekolah, umumnya penolakan anak disertai dengan alasan,  “Aku enggak mau makan. Sayurnya pahit.”

5. Hindari ancaman/paksaan.               
Selain membuatnya makin menolak, anak pun jadi belajar bahwa segala hal bisa diselesaikan dengan ancaman/paksaan, bukan dengan dialog dan saling mendengarkan.
6. Instruksi yang jelas.
Bila kita memberikan instruksi atau aturan tertentu pada si prasekolah, utarakan dengan jelas, gunakan kata-kata yang sederhana, dan tidak otoriter. Anak mungkin merasa jenuh kalau kita mengatakan sesuatu panjang lebar, apalagi diulang-ulang dan terkesan menyuruh-nyuruh.
7. Cari saat yang tepat.
Hindari memberikan perintah pada saat dan kondisi anak yang tidak tepat, umpama sedang capek, lapar atau mengantuk, karena bisa dipastikan akan melahirkan ”pemberontakan” atau membantah. Permintaan pada anak sebaiknya disampaikan dalam kondisi anak tenang, santai, dan ceria.

8. Pilihan terbatas.
Misal, anak tidak mau segera tidur, orangtua bisa menggunakan kata, “Adek mau gosok gigi dulu atau ganti baju dulu baru tidur?” Dengan begitu anak merasa dilibatkan saat pengambilan keputusan. Tak kalah penting,  fokus tentang apa yang harus dilakukan. Misal, jika ingin menyuruh anak membereskan mainan, fokuslah pada masalah itu, “Membereskan mainan lebih penting untuk dikerjakan sebelum menonton teve. Jika tidak mau membereskan mainan, maka teve akan dimatikan.” Yang pasti, pesan yang ingin disampaikan harus jelas, sederhana dan tidak otoriter. Sekali lagi, anak akan merasa bosan jika orangtua selalu membahas hal yang sama berulang-ulang dan terlalu panjang.

9. Jadilah contoh.
Orangtua menjadi role model bagi si prasekolah. Tak hanya menyuruh anak membereskan mainan, tapi mencontohkan bagaimana kerapian di rumah harus dijaga. Bagaimana ayah-ibu  selalu membereskan seprai tempat tidur setelah bangun, menata sepatu di raknya kembali dengan baik, dan lainnya. Dengan sering melihat contoh dari orangtua, lebih mudah bagi anak untuk menurut saat diminta melakukan sesuatu. 

10. Reward and punishment.
Penghargaan (reward) diberikan saat anak mau mendengarkan kata-kata orangtua dan melakukannya. Penghargaan tidak harus bersifat fisik. Justru reward yang bersifat emosional (seperti pujian dan ekspresi cinta dari orangtua) jauh lebih berarti buat anak. Penghargaan yang diberikan orangtua dapat menjadi awal dalam membangun hubungan yang lebih baik antara orangtua dan anak.
Akan halnya hukuman, sebaiknya diubah menjadi konsekuensi negatif. Lakukan negosiasi dengan anak tentang konsekuensi yang diterapkan jika anak tidak mau mengikuti suatu aturan/norma. Contoh konsekuensi adalah hari Minggu si prasekolah tidak ikut pergi bertamasya, bermain lebih sebentar, atau tidak boleh bermain dengan mainan kesukaan anak dalam waktu tertentu.

Bila dengan upaya-upaya di atas, anak masih ngeyel atau membangkang, harap selalu diingat, tak ada proses penanaman nilai yang bersifat instan. Tetaplah bersabar dan jangan berputus asa untuk mengoreksi perilaku anak dengan cara-cara positif seperti yang disarankan di atas. Kabar yang menggembirakan, kepatuhan anak akan meningkat sejalan dengan perkembangan moral dan usianya. Menghadapi si pembangkang membutuhkan usaha keras dan telaten.

http://female.kompas.com

Monday, December 9, 2013

Kelainan Jiwa Bisa Diungkap dari Gerakan Mata

Ungkapan mata adalah jendela jiwa tampaknya bukan sekadar omong kosong. Para ilmuwan Inggris mengembangkan teknologi diagnosa kesehatan jiwa melalui uji pergerakan mata.

Ilmuwan Inggris mengembangkan tes kamera terbaru yang bisa mendiagnosa kesehatan mental seseorang. Melalui pergerakan bola mata, bisa diketahui bagaimana kisaran kesehatan mental seseorang.

Revolusi teknologi ini didasarkan teori lama yang menyatakan bahwa cara yang tidak normal saat melihat suatu objek berhubungan dengan keadaan jiwa seseorang. Tim riset percaya, alat uji ini dapat membedakan penderita skizofrenia, gangguan bipolar dan depresi berat. Peneliti menggunakan kamera khusus yang mengikuti pergerakan mata, saat melihat suatu gambar di layar komputer.

Seseorang yang menderita skizofrenia tidak mengeksplor seluruh gambar, layaknya orang dengan kesehatan jiwa normal. Penglihatan penderita skizofrenia cenderung terpusat pada satu titik dan tidak melihat titik lainnya. Pada pasien yang menderita gangguan bipolar atau depresi berat, perbedaan yang muncul lebih halus.

Penyakit skizofrenia, gangguan bipolar dan depresi berat memiliki gejala yang hampir sama. Ketiganya sulit dibedakan menggunakan metode tradisional yang ada.

"Temuan ini adalah langkah perubahan dalam dunia psikiatri. Teknologi ini bisa mengatasi kegagalan diagnosis pasien yang menjalani pemeriksaan dengan scan otak atau DNA. Tes pergerakan mata memberikan hasil 95 persen akurat dalam 30 menit. Hasil ini tidak bisa dicapai teknik lain yang menyaratkan beberapa tahun untuk diagnosa penyakit," kata Madhu Nair, yang bekerja sama dengan Philip Benson dari Aberdeen Univeristy dan Chair of Mental Health, Professor David St Clair.

Berbagai uji lanjut dibutuhkan sebelum teknologi ini digunakan kalangan luas. Namun Nair mengatakan, pasien seharusnya dapat mengakses teknologi ini melalui layanan kesehatan dalam beberapa tahun ke depan.

Inovasi ini mendapat sambutan baik Professor Nick Craddock dari Royal College of Psychiatrists. Ia mengatakan, teknologi ini dapat memperbaiki dan meningkatkan akurasi hasil uji laboratorium. Kemajuan ini tentu lebih baik untuk mendiagnosa gangguan mental berat.

"Hubungan antara pergerakan mata yang tidak normal dan penyakit mental berat membutuhkan lebih banyak riset. Gangguan ini tidak hanya berefek ada kesehatan fisik, otak, tetapi juga pikiran," kata Craddock.

http://health.kompas.com

Friday, December 6, 2013

SEHAT ALA BONCEL



Jika anda ingin tetap sehat sampe tua salah satu hal yang harus dilakukan adalah anda harus tetap menjaga kesehatan, dan berikut ini adalah apa yang saya dapatkan pagi hari saat ngopi dan ngobrol dengan tukang parkir berjuluk Boncel, yang bercerita bagaimana dia harus tetap fit dan sehat saat bertugas sebagai tukang parkir.
Boncel berumur 50 tahunan namun tetap terlihat sehat dengan melakukan hal-hal seperti ini setiap harinya:

  • Setiap pagi setelah bertugas malam dia selalu menyempatkan minum jahe, kalau perlu minum jamu.
  •  Sarapan bukan dengan nasi dan lauk yang berat, hanya membuat perut tetap berisi tidak dibiarkan kosong.
  • Berjemur matahari sebentar, katanya ini adalah proses pembakaran didalam tubuhnya.
  • Mandi dengan air hangat, jangan mandi langsung dengan air dingin seteah begadang semalaman untuk bekerja. 
  •  Lanjutkan dengan tidur yang secukupnya saja, setelah jam makan siang bangun, mulai makan nasi dan terus lanjutkan dengan bekerja atau melakukan aktifitas yang lainnya.
  •  Jangan lupa adalah berdoa, kita punya bagian untuk meminta umur panjang, selebihnya usaha kita untuk tetap menjaga badan kita.


Sudah lama Boncel meninggalkan acara minum-minuman keras, meskipun dia sering berada di jalanan dan hidup dengan gaya kekerasan, bahkan ngopi pun bisa dihitung dengan jari katanya karena kopi beda dengan ngeteh atau minum jahe, kata dia lagi kopi itu mempengaruhi bagian dalam dan ngampas didalam jadi nggak sehat (saya kalau nggak ngopi...hidup ini ada yang kurang rasanya :) )

Paling tidak pagi ini saya bisa belajar dari seorang yang sederhana perihal kesehatan dan tubuh saya. Dan berusaha untuk tetap terus selalu fit...bukan hanya buat kita sendiri, namun...lagi-lagi katanya betapa senangnya nanti saat kita tua masih menyaksikan anak kita berhasil menjadi ‘orang’ dan cucu-cucu kita bermain bersama.

Lalu...srruuuuuupppuuut....tegukan kopi terakhir digelas saya bablas...hmmm...tetap saja ngopi itu nikmat. Hahahahaha....


Friday, October 18, 2013

Masih Belum Merasa Bahagia? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Ketika kita menghindari rasa kecewa dan masa-masa sulit hanya untuk melupakan masalah dan amarah, sebenarnya di saat itu kita berusaha melumpuhkan kebahagiaan yang akan kita raih. Ini disimpulkan oleh profesor di University of Houston, Brene Brown, baru-baru ini.
Selain itu, ada delapan hal lainnya yang diprediksi menjadi penyebab kenapa seseorang belum sepenuhnya merasa bahagia.

1. Terlalu berambisi untuk meraih sesuatu
Ketika Anda terlalu berambisi untuk meraih sesuatu, di saat yang sama Anda sedang menyiapkan diri untuk menjauh dari rasa bahagia. Menurut sebuah riset yang pernah diakukan University of Denver, proses menuju momen bahagia itu sendiri yang sebenarnya harus dinikmati. Disebutkan juga, mereka yang mendorong dirinya mencapai sesuatu agar bisa bahagia pada dasarnya akan merasa kesepiaan dan kemudian lelah sendiri. Tekanan dan beban ini bisa juga berpotensi menyebabkan stres dan lebih jauh menganggu kesehatan.

2. Menekan rasa sakit
Menangis pada dasarnya adalah respons emosional terhadap apa yang ada di sekitar, entah itu baik atau buruk. Ketika Anda mencoba menahan diri untuk tidak menangis, sering kali Anda kelelahan baik secara mental juga fisik. Cobalah melihat sisi positifnya. Tak ada yang salah dengan meluapkan rasa sesak di dada.

3. Meluapkannya berlebihan
Rasa bahgaia itu memang pada dasarnya dibagi-bagi dan diberi tahu ke orang lain. Namun, ternyata dengan banyaknya media sosial yang ada saat ini, sebut saja seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan lainnya, justru banyak orang menjadi berlebihan dalam membagi apa yang dirasakannya. Pada akhirnya ini justru membuat rasa bahagia itu sendiri menipis dan hilang.

4. Terlalu sibuk dengan ponsel
Berapa kali dalam sehari Anda melihat telepon seluler atau smartphone Anda? Melihat status orang lain di Facebook dan sejenisnya? Terhubung dengan dunia luar dan orang lain memang salah satu kunci kebahagiaan, tetapi terlalu sering mengakses ponsel dan media sosial justru akan berdampak sebaliknya. Terlalu sering dan aktif di media sosial akan membuat pikiran positif berkurang dan menambah beban pikiran. Apalagi jika teman-teman Anda terlalu sering mem-posting hal-hal negatif.

5. Mencoba sempurna
Anda mencoba meraih semua hal dan menuntaskannya dengan baik, dari mulai pekerjaan, sekolah, mengurus anak, bersosialisasi, dan sebagainya. Bagaimanapun Anda tidak akan bisa memenuhi semuanya dalam satu hari. Kadang bisa jadi Anda terlalu memaksakan diri.

6. Enggan melihat pengalaman di masa lalu
Sesekali cobalah bernostalgia dan melihat pengalaman di masa silam. Nostalgia dan emosi yang hadir dengan merefleksi apa yang terjadi di masa lalu akan menimbulkan rasa bahagia tersendiri. Ada rasa hangat yang menjalar di dalam diri lewat memori menyenangkan itu.

7. Aktif bergerak
Menerapkan gaya gidup sehat, dalam hal ini mental dan fisik termasuk berolahraga yang rutin adalah kunci kebahagiaan. Namun, sayangnya jarang dipraktikkan. Jika selama ini Anda merasa belum berbahagia, mungkin praktik olahraga dan bergerak aktif ini masih kurang. Jika perlu konsumsi vitamin dan suplemen untuk menjadikannya lebih baik.

8. Tidak mau menerima perubahan
Mungkin apa yang Anda jalani sekarang sudah nyaman, pekerjaan bagus, keluarga sempurna, dan tidak ada yang salah. Namun jangan enggan melakukan perubahan. Ketakutan akan rasa kehilangan zona nyaman dan lainnya akan membuat Anda menjauh dari bahagia.

9. Rileks dan berpikir lebih tenang
Sesekali cobalah meditasi dan menenangkan pikiran. Di agenda yang terlalu sibuk dan seakan tak ada habisnya, cobalah sempatkan diri minimal lima menit untuk bermeditasi. Kosongkan pikiran dan tenangkan hati. Ini akan menurunkan level stres dan menghadirkan rasa bahagia yang hanya Anda yang tahu rasanya.

http://female.kompas.com/

Thursday, October 10, 2013

Delapan Cara Unik Mencegah Penyakit

Hidup sehat dan jauh dari penyakit merupakan dambaan setiap orang. Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, terutama dengan mengkonsumsi suplemen-suplemen yang mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan lainnya. Namun, sebenarnya terdapat beberapa cara sederhana dan unik yang tidak pernah disadari sebelumnya yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Beberapa cara yang telah terbukti cukup efisien dalam meningkatkan daya tahan tubuh antara lain :

1.    Tidur Cukup
Penelitian menunjukkan bahwa tidur cukup dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Dalam kondisi kekurangan tidur, tubuh tidak mampu memperbaiki sel-sel yang telah rusak sehingga meningkatkan risiko terjadinya sakit. Menurut Carl J. Charnetski, PhD, seorang professor psikologi dari Univeritas Wilkeslain, tidur selama 7-8 jam setiap malam mampu meningkatkan sistem imun dan mencegah tubuh dari serangan penyakit flu.

2.    Berciuman dan Berhubungan seksual
Untuk tips satu ini hanya dapat dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah.

Berciuman merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi seperti flu dan pilek. Menurut penelitian yang dilakukan oleh dr. Colin Hendrie dari University of Leeds, saat berciuman akan terjadi penyebaran serta pertukaran virus dan bakteri dari kedua pasangan, dan hal ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh alami dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap kuman-kuman tersebut. 

Selain dengan berciuman, daya tahan tubuh juga dapat ditingkatkan dengan melakukan hubungan seksual. Carl J. Charnetski, PhD menyatakan bahwa dengan melakukan hubungan seksual sekali seminggu mampu meningkatkan produksi imunoglobulin A (IgA). IgA merupakan sebuah protein pertahanan tubuh yang dapat membantu melawan infeksi dan berperan penting dalam mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh dan menangkap patogen yang telah masuk ke dalam tubuh.

3.    Mendengarkan Musik
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Carl J. Charnetski, PhD menunjukkan bahwa selain melakukan hubungan seksual, kebiasaan mendengarkan musik selama 30 menit juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh yang ditandai dengan peningkatan kadar IgA dalam tubuh. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa dalam keadaan stres kadar IgA dalam tubuh akan menurun, namun setelah mendengarkan musik selama 30 menit didapatkan kadar IgA yang mulai meningkat kembali. Meskipun musik telah dihentikan, namun produksi IgA akan tetap meningkat selama 30 menit setelahnya.

4.    Olahraga dengan berjalan cepat
Penelitian telah mengungkapkan bahwa berjalan cepat secara teratur selama 45 menit, dengan frekuensi 4x atau lebih dalam seminggu mampu memperbaiki sistem imun dan mengurangi jumlah hari sakit hingga 25-50%. Hindari olah raga yang terlalu berat dan terlalu mengerahkan tenaga anda, terutama saat tubuh anda kurang fit, karena olahraga yang terlalu berat dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga meningkatkan risiko untuk jatuh sakit.

5.    Hindari Meniup Hidung Terlalu Keras
Saat flu menyerang, hidung seringkali terasa tersumbat. Secara alami setiap orang akan berusaha untuk mengatasinya dengan meniup hidung. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh dr. J.Owen Hendley dan rekan-rekan, tindakan meniup hidung saat hidung sedang terinfeksi virus atau bakteri bukanlah suatu tindakan yang tepat, karena tekanan yang dihasilkan saat meniup hidung sangat kuat dan mampu mendorong mukus (lendir) hidung yang mengandung bakteri dan virus masuk ke dalam rongga sinus dan menyebabkan infeksi yang lebih berat.

Karena itu sebaiknya keluhan hidung tersumbat segera diatasi dengan pemberian obat dekongestan.

6.    Hangatkan badan
Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa melakukan sauna 2x dalam seminggu akan memiliki risiko terkena flu lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak pernah menjalani sauna. Hal ini dapat terjadi karena suhu udara yang tinggi (>80º) dalam ruangan sauna dapat membunuh virus-virus penyebab flu sehingga mampu mencegah perkembangan penyakit dan mempercepat penyembuhan penyakit. 

7.    Hindari Kondisi Cuaca yang Terlalu Panas dan Kering

Udara yang terlalu kering merupakan tempat yang baik bagi perkembangbiakan virus penyebab flu. Virus bertahan lebih lama dalam udara yang kering, sehingga memudahkan terjadinya penyebaran penyakit melalui udara.

8.    Minum Minuman Hangat
Virus membutuhkan waktu kurang lebih 3 hari untuk berinkubasi didalam tubuh sebelum menimbulkan gejala flu pada tubuh anda. Dengan mengonsumsi cairan hangat, termasuk kopi, dapat membantu membersihkan dan mengeluarkan virus dari mulut dan menelannya ke lambung yaitu tempat dimana virus tidak dapat tumbuh karena lambung bersifat asam. Selain kopi hangat, efek yang sama juga ditimbulkan dengan mengkonsumsi sup hangat, teh atau air hangat.[](DP)

http://klikdokter.com

8 Tips untuk Hidup Sehat

Makan sehat dan diet yang seimbang merupakan proses dalam menjaga kesehatan. Tidak perlu rumit, ikuti saja 8 tips dibawah ini :
  1. Pati (karbohidrat) sebagai makanan dasar
    Makanan jenis karbohidratharus mendasari 1/3 dari jenis makanan yang anda konsumsi. Makanan seperti kentang, sereal, pasta, nasi dan roti. Pilihlah jenis roti gandum, atau bila mengkonsumi kentang, kulit juga dikonsumsi. Makanan golongan ini mengandung serat yang dapat membuat anda kenyang dalam waktu yang lama. Cobalah agar setiap waktu makan anda paling tidak ada 1 jenis karbohidrat.
  1. Perbanyak sayur dan buah
    Direkomendasikan agar mengkonsumsi paling tidak 5 porsi buah atau sayur dengan jenis yang berbeda setiap harinya.
  1. Perbanyak ikan
    Ikan merupakan sumber protein dan juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Cobalah untuk mengkonsumsi paling tidak 2 porsi dalam seminggu.
  1. Kurangi lemak yang bersaturasi dan gulaLemak yang bersaturasi seperti keju, kue, biskuit, sosis, mentega dan lainnya meningkatkan risiko terjadinya penyumbatandi jantung. Perbanyak makanan yang mengandung lemaktidak bersaturasi seperti alpukat, minyak ikan, dan minyak nabati. Saat ingin mengkonsumsi daging, pilihlah daging dengan potongan ramping dan hindari daging dengan lemak yang terlihat. Hindari juga minuman dan makanan yang mengandung banyak gula.
  1. Kurangi garamWalaupun anda tidak menambahkan garam dalam makanan, hampir sebagian besar makanan yang kita beli sudah mengandung garam seperti sereal, sup, roti, dan saus. Terlalu banyak mengkonsumsi garam dapat meningkatkan risiko darah tinggi.
  1. Coblah untuk aktif dengan berat badan idealKelebihan berat badan dapat memicu beberapa kondisi seperti, diabetesmellitus tipe 2, beberapa jenis kanker, penyakit jantung dan stroke. Bila anda ingin mengurangi berat badan tidak cukup dengan dietnamun juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik. Aktivitas fisik disini belum tentu harus dengan berolahraga, contohnya adalah jalan keluar rumah, atau bila anda kerja di kantoran, parkir sedikit jauh agar dapat jalan.
  1. Pilihlah minuman andaManusia membutuhkan sebayak 1,2 liter cairan setiap harinya diluar dari cairan yang kita dapatkan dari makanan. Minuman yang sehat untuk anda konsumsi adalah air, susu dan jus buah. Diluar minuman itu cobalah untuk hindari, termasuk minuman kaleng yang mengandung terlalu banyak gula tambahan.
  1. Jangan lupa untuk sarapanBanyak yang mengira bahwa dengan melupakan sarapandapat membantu menurunkan berat badan, namun hal ini justru salah, sarapan ternyata membantu kita mengontrol berat badan. Sarapan yang sehat dapat memberikan vitamin dan mineral penting untuk kelangsungan hari kita.
http://id.she.yahoo.com

Wednesday, October 9, 2013

Cara Efektif Menghilangkan Bau Badan

Bau badan seringkali menjadi penghambat seseorang saat beraktifitas sehari-hari. Mungkin Anda pernah terganggu saat bertemu dengan orang yang berbau badan, baik di tempat umum, kendaraan umum, atau bahkan saat berada di dalam lift. Uniknya, orang yang berbau badan terkadang tidak menyadari bahwa ada ‘kesalahan’ dalam fisiknya. Dalam sebuah survey yang dilakukan News Medical tahun 2011, membuktikan bahwa bau badan adalah sebuah reaksi biologis yang berdampak pada psikologis seseorang. Aneh memang, tapi masalah bau badan ini seperti masalah yang mengganggu namun sulit untuk diutarakan.

Tubuh pria memang memiliki kelenjar keringat yang lebih aktif di banding wanita. Oleh sebab itulah, tubuh pria lebih mudah berkeringat dan kemudian tercampur dengan bakteri serta hormon yang dikeluarkan. Keringat yang telah tercampur bakteri inilah yang kemudian menimbulkan bau badan. Di mana Anda melakukan aktifitas sehari-hari juga ikut menentukan aroma pada tubuh yang dikeluarkan. Bagi Anda yang beraktifitas di dalam ruangan mungkin metabolisme tubuh yang keluar melalui keringat lebih terjaga dibanding Anda yang selalu bekerja di lapangan. Kebersihan tubuh dan bagaimana mencegah bau badan timbul harus betul-betul Anda perhatikan. Jangan sampai karena hal yang sebetulnya sepele ini Anda dirugikan karena orang-orang menjauh, tak terkecuali wanita.

Kebersihan Tubuh Nomor 1
Sebelum berbicara lebih jauh bagaimana cara menghindari bau badan, berkacalah pada diri sendiri, sudahkah Anda menjaga kebersihan diri secara teratur? Ini pasti terdengar klise, tapi memang dengan membersihkan diri secara teratur otomatis akan mengurangi jumlah bakteri yang bersarang di kulit Anda. Bakteri akan tumbuh subur pada area kulit yang lembab dan selalu basah oleh keringat, apalagi jika bukan ketiak, leher, sampai kaki. Usahakan untuk mandi setiap kali Anda akan memulai aktifitas dan membersihkan diri lagi sesudahnya. Ingat, usai mandi, jangan terburu-buru mengeringkan tubuh Anda dengan handuk. Usahakan daerah-daerah lipatan kulit dikeringkan secara sempurna agar bakteri tidak tumbuh kembali. Satu kesalahan yang umum dilakukan pria, belum selesai mengeringkan dengan handuk, ketiak sudah dibaluri deodoran. Hal itu justru akan mempercepat timbulnya bau badan karena kondisi ketiak yang lembab bercampur deodoran.

Jaga Asupan Makanan
Apa yang Anda makan, itulah yang akan kembali dikeluarkan. Jika dilihat dari rantai metabolisme tubuh, hal itu memang terbukti secara medis. Pakar kesehatan berulang kali mengatakan bahwa asupan makanan yang masuk ke tubuh turut mempengaruhi aroma tubuh seseorang. Jika Anda termasuk rang dengan tubuh yang cepat berkeringat, ada baiknya mengurangi makanan yang berbau tajam. Hindari konsumsi bawang putih, bawang merah, petai, jengkol, nagka, atau durian secara berlebihan. Bukannya tidak boleh, memang makanan-makanan tersebut mempunyai khasiat yang baik bagi tubuh, namun jika masuk secara berlebihan akan menimbulkan aroma yang tidak sedap saat berkeringat. Selain itu, perbanyak konsumsi sayuran atau suplemen makanan seperti klorofil dan spirulina yang berfungsi sebagai detoksifikasi tubuh. Kebersihan metabolisme tubuh dari toksin yang merugikan akan berdampak langsung pada kondisi fisik yang tidak berbau.

Khasiat Lain Air Putih
Secara biologis, metabolisme tubuh manusia dikendalikan oleh dua organ utama, yaitu hati dan ginjal. Kondisi yang prima dari dua organ ini akan menunjang metabolisme tubuh manusia dalam kondisi yang bersih sehingga tidak akan memicu pertumbuhan bakteri penyebab timbulnya bau badan. Jika Anda bukan penggemar berat air putih, setidaknya usahakan untuk meminum air putih enam gelas setiap hari. Sama seperti fungsi zat hijau daun (klorofil), asupan air putih yang sesuai takaran akan menyehatkan fungsi ginjal dan hati. Aliran darah yang lancar dengan cukup air akan membuat tubuh mengeluarkan keringat yang tidak berbau. Asal Anda tetap menjaga kebersihan tubuh, keringat tidak akan bercampur bakteri terlalu banyak dan Anda pun bebas dari bau badan!
Ramuan Tradisional, Why Not?
Ada beberapa orang yang kulitnya sensitif saat memakai produk-produk anti respiran untuk mengusir bau badan. Jika Anda ingin mencobanya, sebetulnya ada beberapa cara menghilangkan bau badan menggunakan bahan-bahan alami yang dapat Anda racik sendiri. Beberapa di antaranya adalah campuran perasan jeruk lemon dengan baking soda. Ya, jangan heran, baking soda memang salah satu bahan saat membuat adonan kue. Namun, reaksi kimia yang dihasilkan saat baking soda bercampur lemon mampu untuk membunuh bakteri penyebab bau badan. Usapkan campuran tadi pada ketiak Anda, diamkan beberapa sata dan lihat hasilnya. Cara lain yang mungkin efektif adalah dengan meminum air rebusan satu genggam daun kemangi setiap pagi secara rutin. Daun yang biasa disantap sebagai lalapan ini memang dipercaya memiliki khasiat yang baik untuk menjaga aroma tubuh dari luar dan dalam.

Jangan Gunakan Parfum Saat Berkeringat
Banyak pria salah kaprah dengan menyemprotkan parfum saat  tubuh berkeringat. Itu kesalahan besar! Parfum bukanlah produk anti respiran yang dapat menahan keluarnya keringat dari tubuh karena parfum sifatnya merupakan pelengkap wewangian yang dipakai saat tubuh dalam keadaan bersih. Saat berkeringat dan menyemprotkan parfum, begitu banyak rekasi kimia yang bercampur dari mulai bakteri, berbagai macam jenis asam, serta kandungan esens yang terdapat dalam parfum. Itulah mengapa sebabnya pada orang yang mengalami masalah bau badan, parfum tidak akan menolong tapi justru memperburuk keadaan. Gunakan parfum saat tubuh sedang tidak berkeringat dan area lipatan kulit yang merupakan sarang bakteri sudah dibersihkan secara maksimal.

Kenali Jenis Deodoran
Saat ini banyak jenis produk deodoran di pasaran yang dikhususkan bagi pria. Pertama-tama, Anda harus mengenali dulu jenis kulit Anda dan aktifitas apa yang sering dilakukan. Jika Anda memiliki kulit sensitif, pemakaian deodoran yang salah akan membuat kulit iritasi dan bau badan akan timbul semakin parah. Pilihlah secara cermat jenis deodoran yang tepat bagi jenis kulit Anda sebelum membelinya. Kedua, ketahui aktifitas apa yang paling sering Anda lakukan, apakah di dalam ruangan atau malah lebih sering berada di lapangan. Saat Anda memilih jenis deodoran dengan kandungan anti respiran aktif sementara Anda lebih sering berada di dalam ruangan, deodoran juga dapat menimbulkan iritasi dan noda yang pekat pada pakaian. Lebih awal Anda memahami jenis-jenis deodoran tadi, tepat pemakaian akan membantu Anda untuk mengurangi masalah bau badan. Be smart!

 http://id.berita.yahoo.com

Monday, October 7, 2013

Inilah Alasan Mengapa Dilarang Minum Obat Dengan Susu

Kebanyakan obat terasa sangat pahit di lidah. Sehingga banyak sekali orang sulit untuk menelannya. Untuk mengatasi rasa pahit di lidah biasanya minuman manis, buah atau makanan yang manis diminum atau dimakan setelah menelan obat. Salah satu minuman untuk mengatasi rasa pahit di lidah adalah susu. Tapi ternyata tidak baik meminum obat dengan susu.

Seperti dilansir dari Everyday Health, beberapa jenis obat-obatan seperti antibiotik dapat mengganggu efektivitas kerja obat. Menurut ahli kesehatan Dr Richard Liebowitz dari NewYork Presbyterian Hospital mengatakan bahwa zat-zat yang terkandung dalam antibiotik akan diserap melalui saluran pencernaan dan kemudian diedarkan ke aliran darah dan dikirimkan untuk mengobati daerah yang terinfeksi.

Untuk melakukan tugas ini, penyerapan zat juga dipengaruhi oleh tingkat keasaman relatif pada perut (asam lambung), lemak dan nutrisi lainnya yang ad dalam perut. Salah satu zat yang mempengaruhi penyerapan antibiotik adalah kalsium. Susu sendiri adalah sumber alami dari kalsium.

Hal ini terjadi karena salah satu kandungan dalam obat yang bernama tetrasiklin adalah zat yang akan diikat oleh kalsium. Zat tersebut diikat oleh kalsium sehingga tidak dapat diserap oleh usus dan tidak dapat didistribusikan ke aliran darah untuk mengobati infeksi dan rasa sakit. Dan bisa menyebabkan sakit perut.

Itulah mengapa tidak disarankan untuk minum obat dengan susu ataupun beberapa makanan yang mengandung kalsium. Karena hal tersebut dapat menghilangkan fungsi obat untuk mengobati sakit. Sebaiknya minumlah obat dengan air hangat.

http://id.she.yahoo.com

Wednesday, May 29, 2013

Toilet Jongkok Lebih Sehat?

Sebagian orang lebih menyukai toilet duduk saat buang air dengan alasan kenyamanan. Namun sebagian lagi lebih menyukai toilet jongkok karena alasan kebiasaan, bahkan ada yang tidak bisa buang air jika harus menggunakan toilet duduk.

Namun tampaknya penyuka toilet jongkok harus berbangga. Pasalnya, beberapa penelitian menunjukkan toilet jongkok relatif lebih sehat karena dapat memudahkan proses buang air besar.

Sebuah studi di tahun 2003 melakukan percobaan pada 28 sukarelawan sehat. Mereka diminta buang air besar dengan tiga posisi yang berbeda, yaitu duduk di toilet duduk biasa, duduk di toilet duduk yang dimodifikasi menjadi lebih rendah, dan jongkok.

Kemudian para peneliti mencatat berapa lama waktu yang diperlukan, serta usaha yang dilakukan para peserta untuk buang air. Hasilnya, buang air di toilet jongkok paling minim membutuhkan waktu dan usaha.

Pakar sistem pencernaan Anish Sheth, salah satu penulis dari buku "What's Your Poo Telling You?" dan "What's My Pee Telling Me" mengatakan, ada alasan fisiologis mengapa diperlukan pose jongkok saat buang air.

"Sederhananya, pose jongkok meluruskan usus besar," ujarnya.

Kolon, tempat penyimpanan feses, menekan otot puborectalis yang menjaga feses tidak keluar sebelum kita mencapai toilet. Buang air sambil duduk hanya merileksasi sebagian otot. Sementara buang air sambil jongkok merileksasi otot secara keseluruhan, sekaligus meluruskan posisi kolon. Sehingga memudahkan proses buang air.

Para ahli berpendapat, beberapa jenis penyakit pencernaan seperti radang usus, konstipasi ataupun wasir dapat dipicu oleh kebiasaan terlalu lama duduk di toilet. Studi menunjukkan, semakin lama duduk di toilet, maka semakin besar risiko mengalami wasir.

Hal ini erat hubungannya dengan kegiatan mengejan saat terlalu lama duduk untuk buang air besar. Wasir terjadi ketika pembuluh darah di bagian dubur bengkak, sementara tekanan saat mengejan akan menyebabkan pembuluh darah semakin membesar.

Saat ini, toilet jongkok digunakan di seluruh dunia. Bahkan ada beberapa tempat yang menyediakan dua jenis toilet sekaligus di dalam satu bilik.

Menurut Sheth, saat ini belum ada cara yang lebih baik dari jongkok untuk buang air besar.


http://health.kompas.com

Tuesday, May 28, 2013

Pria Tanpa Anak Lebih Depresi

Walau masih ada tekanan sosial kepada kaum wanita untuk memiliki anak, tapi ternyata pria lebih merasa depresi dan kesepian jika tak memiliki keturunan.

Paling tidak hal tersebut terlihat dalam hasil survei di Inggris yang dipresentasikan dalam pertemuan Asosiasi Sosiologi Inggris di London. Survei tersebut dilakukan terhadap 27 pria dan 81 wanita yang tidak memiliki anak. Usia para responden antara 20-66 tahun dan memiliki pekerjaan tetap.

Dalam proporsi yang hampir sama, baik pria (59 persen) dan wanita (63 persen) menjawab mereka menginginkan anak. Dari kelompok tersebut, separuh pria mengatakan mereka merasa terisolasi karena belum menjadi orangtua. Sementara pada wanita hanya seperempat yang mengatakan demikian.

Dibandingkan dengan kaum wanita, para pria itu mengakui mereka lebih merasa cemburu dengan orangtua lain. Mereka juga mengakui sedih, marah, dan depresi karena tak memiliki anak.

"Hanya ada sedikit penelitian yang meneliti tentang keinginan menjadi ayah di kalangan pria. Hasil survei ini mengejutkan karena kaum wanita selama ini dianggap sebagai pihak yang paling ingin punya anak dan lebih rentan mengalami emosi negatif jika tak punya anak," kata Robin Hadley, dari United Kingdom's Keele University.

Meski begitu dalam hal perasaan bersalah, ternyata wanita mengungguli pria. Tak ada satupun pria yang disurvei itu merasa bersalah karena tak punya keturunan. Sementara ada 16 persen wanita yang merasakannya.

Dalam survei lain terhadap 125 orang yang sudah menjadi orangtua, diketahui bahwa wanita yang sedang berusaha untuk menambah anak cenderung lebih merasa marah, depresi, terisolasi, dan merasa bersalah, dibandingkan pria jika mereka mengetahui tak bisa punya anak lagi.

Tetapi pada kenyataannya tak semua orang dewasa yang tak memiliki anak mengalami perasaan seperti yang digambarkan dalam survei. Cukup banyak pasangan yang memutuskan untuk tak memiliki anak baik karena alasan ingin mengejar karir atau alasan finansial.

Sebuah studi tahun lalu menemukan bahwa wanita yang ingin punya anak tetapi tidak bisa karena alasan medis atau gangguan kesuburan adalah pihak yang paling merasa stres.


http://health.kompas.com

Monday, May 27, 2013

Pembunuh 'Diam-diam' Pria Indonesia

Dulu, penyakit-penyakit tertentu dicap sebagai penyakit orangtua.

Mirisnya, penyakit-penyakit ini kini malah mengincar masyarakat dari negara berpendapatan rendah dan anak muda.

Tapi, siapapun bisa mencegahnya jika tahu apa penyebabnya dan bagaimana melawannya.
1. Masalah jantung

Masalah jantung masih menjadi pembunuh nomer satu masyarakat Indonesia, baik pada pria dan wanita. Data statistik WHO pada tahun 2012 menunjukkan penyakit jantung menyumbang sekitar 30 persen kematian di Indonesia.

Salah satu jenis penyakit jantung yang paling 'eksis' adalah jantung koroner. Umumnya, disebabkan penyempitan arteri koroner akibat penumpukan dan pengerasan plak (lemak, kolesterol dan endapan lain) di pembuluh darah, yang akhirnya membatasi aliran darah yang mengangkut oksigen ke otot jantung. Ketika jantung tak mendapatkan asupan oksigen, maka sel-sel jantung akan mati.

"Ketika seorang ayah meninggal karena jantung koroner sebelum usia 50 tahun, maka putranya memiliki risiko tinggi mengalami kerusakan arteri koroner. Ketika Anda tahu memiliki risiko, maka tekan semua faktor risikonya," jelas Dr. Hananto Andriantoro, Sp.JPD, Spesialis Jantung dan Direktur Utama Pusat Jantung dan Pembuluh Darah RS Harapan Kita Jakarta.

Selain jantung koroner, Kardiak aritmia juga sering dialami masyarakat Indonesia. Aritmia bisa muncul tanpa gejala apapun.

Kardiak Aritmia merupakan kondisi abnormal pada denyut jantung, yang disebabkan adanya gangguan pada sistem elektrik jantung, sehingga menyebabkan jantung berdenyut terlalu cepat atau terlalu lambat. Saat mengalami palpitasi (jantung berdebar), umumnya penderita tidak menyadari denyut jantung, hal ini mungkin terjadi karena kardiak aritmia.

"Pasien dengan aritmia mengalami gejala lain, seperti pusing, keletihan, nafas lebih pendek dan mendadak kehilangan kesadaran," jelas Dr. Reginald Liew, Spesialis Jantung dari Mount Elizabeth Novena Hospital Singapura.

Mencegah dari penyakit jantung menjadi cara terbaik. Merubah gaya hidup menjadi lebih sehat menjadi solusinya. Seperti, olahraga teratur, turunkan berat badan berlebih, konsumsi makanan sehat dan kurangi asupan garam.
2. Kanker

Lebih dari 40 persen semua jenis kanker disebabkan karena pilihan gaya hidup. Berdasarkan survei yang dilakukan di Inggris, hampir setengah penderita yang terdiagnosa kanker disebabkan oleh pemilihan gaya hidup yang salah.

Obesitas, merokok, konsumsi makanan tak sehat dan minuman alkohol, masing-masing dapat menjadi penyebab timbulnya berbagai tipe kanker. Namun, rokok menjadi pemicu utama terjadinya kanker. Merokok menyebabkan 23 persen kanker pada pria dan 15,6 persen pada wanita.

Merokok merupakan faktor risiko nomer satu penyebab kanker paru-paru. Asap rokok yang penuh dengan lebih dari 7.000 zat kimi beracun sudah cukup membuat seseorang mati muda karena kanker dalam jangka waktu relatif singkat.

Orang yang merokok 15-30 kali lebih mungkin meninggal akibat kanker paru-paru. Bahkan, merokok beberapa batang rokok setiap hari atau hanya sesekali sudah bisa menaikkan risiko kanker. Artinya, semakin banyak dan sering, semakin dekat dengan risiko mati muda.

Itu saja? Belum. Merokok juga menyebabkan kanker mulut, hidung, tenggorokan, laring, kerongkongan, kandung kemih, pankreas, lambung, darah hingga sumsum tulang. Bahkan, orang yang tidak merokok tapi terkena asap rokok terus-menerus memiliki risiko yang sama seperti perokok aktif.

Hanya kanker prostat yang tidak terlalu terkait masalah gaya hidup, tapi lebih pada masalah usia senja dan keturunan. Jenis kanker ini menyerang sistem reproduksi pria, yaitu kelenjar prostat.

Meskipun begitu, gaya hidup sehat tetap dibutuhkan. Menjalani hidup sehat akan mengurangi potensi risiko terkena kanker. Olahraga teratur, makanan sehat dan menghindari racun (termasuk merokok dan menjadi perokok pasif) akan sangat membantu. Mengingat semakin bertambahnya umur, daya tahan tubuh akan semakin menurun.
3. Diabetes

Diabetes merupakan 'bom waktu', mulai dari gejala yang tidak terasa hingga masalah komplikasi kronis sesudahnya.

Dalam sebuah penelitian, penderita diabetes di tanah air paling banyak mengalami komplikasi seperti retinophaty (kelainan bola mata penyebab penglihatan kabur), neuropathy (kerusakan sistem syaraf), proteinuria (pemicu batu ginjal), amputasi, angina (jantung koroner), PAD (arteri kaki tersumbat dengan plak) hingga stroke.

"Diabetes memperburuk kualitas hidup penderitanya. Penderita juga memiliki umur lima tahun lebih pendek dibandingkan orang sehat. Gara-gara masalah komplikasi, hanya 38 persen penderita yang bisa bekerja. Sisanya, 61 persen terpaksa tidak bekerja karena penglihatan kabur atau diamputasi," jelas Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, SpPD-KEMD, selaku PB Perkeni (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia).

Pengelolaan yang baik membuat gula darah dapat tetap terkontrol. Gula darah yang dijaga dalam batas normal membuat penyandang diabetes sama dengan orang sehat, serta menjauhkan penderita diabetes dari risiko komplikasi.
4. HIV/AIDS

Buruh pabrik, pekerja di perusahaan tambang hingga transportasi menjadi contoh pekerja yang sangat rentan terhadap penularan virus mematikan ini. Cara penularan HIV/AIDS dari hubungan seks tidak aman hingga pemakaian jarum suntik bisa menyebarkan virus HIV/AIDS.

Kementerian Kesehatan juga mencatat hingga akhir tahun 2012, jumlah pria yang menjadi pelanggan wanita pekerja seks mencapai 6,7 juta. Angka ini menempatkan pria menjadi kalangan paling berisiko tinggi terkena dan menyebarkan penyakit HIV/AIDS.

Laporan Kementerian Kesehatan (Kemkes) sampai dengan Maret 2012 menunjukkan 30.430 kasus AIDS dan 82.870 orang terinfeksi HIV di 33 provinsi Indonesia. Tercatat sekitar 85 persen penderita berada di usia produktif.

"Upaya pencegahan untuk infeksi menular tidak kurang dari 25 persen. Ditambah rendahnya kesadaran masyarakat untuk memakai kondom saat melakukan seks berisiko," jelas Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., MPH.

http://id.she.yahoo.com

Sunday, May 5, 2013

Kepribadian Bisa Dilihat dari Cara Ngupil, Anda Termasuk yang Mana?



Melihat orang mengorek-ngorek hidung untuk mendapatkan upil atau kerak kotoran di ronga hidung memang terkesan jorok. Namun dari perilaku orang-orang saat ngupil, bisa pula ditebak kepribadiannya. Ilmiah atau cuma lucu-lucuan saja?

Jenis-jenis kepribadian orang berdasarkan cara ngupil terungkap dalam penelitian terbaru Dr Victor Laszlo yang dimuat dalam Journal of Psychiatric Development. Dalam penelitian tersebut ngupil atau dalam bahasa ilmiah disebut rhinotillexomania terbukti bisa mengungkap sedikitnya 4 jenis kepribadian.

Dikutip dari Huffington Post, ini dia 4 kepribadian yang dapat dideteksi berdasarkan penelitian tersebut:
1. Mengupil sendiri
Bagi Anda yang hanya mengupil secara diam-diam atau di tempat tertutup secara pribadi menurut Dr Lazlo Anda memiliki sikap yang kurang terbuka, konvensional, menghindari imajinasi asing, kurang kreatif dan imajinatif.
2. Mengupil di depan umum
Sebaliknya, Anda yang tampil berani mengupil di depan umum tanpa rasa malu memiliki sikap sangat terbuka, imajinatif, penasaran, kreatif, petualang, original dan artistik.

3. Pencari harta karun
Seperti mencari harta karun, Anda yang juga penjelajah hidung memiliki sikap pencemas, gelisah, suka mengkhawatirkan, merasa tidak aman, emosional, dan dengan seringkali memiliki keinginan yang berlebihan atau dorongan dan ide-ide yang tidak realistis.
4. Melinting-linting hasil ngupil
Sedangkan Anda yang melinting dan membentuk bulatan ingus menjadi bola kecil dan memakannya adalah orang yang ekstrovert, optimis, mudah bergaul, ramah dan membutuhkan stimulasi berlebih.
Selain teknik ngupil, dalam jurnal tersebut Dr Laszlo juga mengungkap jenis-jenis kepribadian berdasarkan perilaku lain saat ngupil. Di antaranya adalah pilihan untuk mengunakan tisu atau sapu tangan, atau yang menggunakan kelingking atau ibu jari mereka saat ngupil. Bisa juga dilihat apa yang dilakukan terhadap hasil ngupilnya, misalnya dioleskan pada furnitur, lantai, atau pakaian orang lain. Anda termasuk yang mana?

http://health.detik.com