Showing posts with label sehat. Show all posts
Showing posts with label sehat. Show all posts

Wednesday, January 2, 2019

BERGERAK

Kata orang, sekarang itu harta yang paling berharga selain keluarga adalah Kesehatan. Iya sehat, seperti kata driver taksi online yang kita naik waktu itu, dia bilang setelah umur limapuluhan baru kerasa, sudah nggak muda lagi, sudah nggak bisa melakukan banyak hal dan yang jelas sudah mulai merasakan hal-hal yang nggak enak di badannya.

Sebelum tahun 2018 berakhir, memang kita sempatkan waktu itu memeriksakan diri ke apotek terdekat, bukan dokter. Kenapa? Karena dengan limapuluhan ribu saja bisa dapat periksa diabetes, kolesterol, asam urat dan tensi tekanan darah. Hasilnya? Puji Tuhan Saya yang tadinya kolesterol sangat tinggi sudah normal, bahkan angkanya dibawah rata-rata. Diabetes aman, tensi aman, hanya kadar asam urat yang masih naik, nggak tinggi sih, tapi tetap harus waspada.

Nah, akhirnya kita, nggak cuma tapi juga istri memutuskan untuk benar-benar mulai rajin berolahraga. Olahraga yang murah tapi enak dan menyehatkan. Selain jogging, yang biasa kita lakukan adalah Tabata, semacam olahraga high intensive course gitu, cardio habis-habisan sih. Cuma empat menit, yah total bisa dua kali lipat dengan pemanasannya, tapi hasilnya ngos-ngosannya mantap, keringatan full dan enak di badan. Hari ini dimulai dengan yang ini saja, simpel dan lumayan bikin seger. Besok-besok semoga tetap terus bisa melakukannya.

Intinya sih, kalau badan sehat, pikiran tenang dan menikmati hidup. Nggak cuma bisa hidup lama, tapi bisa menyaksikan anak cucu bertumbuh, bertambah dan bahagia, itu saja. Soal utang, kerjaan dan lain-lain sudah ada jatahnya.

Tuesday, December 25, 2018

Taksi Online Hari Natal

Hujan sedari pagi di hari Natal ini tampaknya memang sangat pas dengan suasananya, hari ini kami memang tidak beribadah karena sudah di lakukan perayaannnya di hari Minggu kemarin. Semalam setelah makan malam bersama, nunggu jam 12 malam kita buka kado, dan tentu saja momen ini yang sebenarnya di nantikan oleh Abby, seperti biasanya dia mengharapkan kadonya yang terbanyakdia dapat. Hingga akhirnya kita semua bangun siang, sebenarnya sih saya sudah bangun pagi, antar Oma berangkat dulu baru tidur lagi. Kalau sudah bangun buat saya agak susah tidur lagi, apalagi kopi saya masih belum habis diseruput, jadi sembari menunggu kopi habis, Saya membalas pesan Natal di aplikasi pesan singkat, eh hujan turun nggak berhenti.

Akhirnya setelah jam 12 siang sehabis geletakan di kamar, saya bangun dan mandi. Ternyata si Mami masih menikmati tidurnya di lantai, sementara Abby menikmati film keluarga di tivi sendirian. Sehabis mandi baru saya kasih tahu kalau Oma sudah kirim pesan kalau sudah menunggu di rumah Papa. Jadilah kita semua bersiap-siap dengan semua barang bawaan dan perlengkapan menginap malam ini. Saya mulai mengecek untuk memesan taksi online, cek aplikasi yang satu ternyata harganya masih tinggi jadi saya cek yang satunya lagi, bersyukur cepat dapat pesanannya.

Kurang lebih 10 menitan akhirnya taksinya sampai dan menghubungi lewat pesan singkat, seperti biasa memang di aplikasi agak susah menemukan alamat kita, padahal sudah di taruh point pick upnya tapi mungkin beda di aplikasi driver. Dia menghubungi kasih tahu kalau sudah sampai dan memberibtahu kalau mobilnya Nissan Juke, lhaah memang baru kali ini dapat taksi online keren gini, hebat bener saya pikir, kok mobil sebagus ini buat taksi online. Dan ternyata setelah ngobrol basa-basi saya tahu kalau itu adalah mobil anaknya, mobil yang terdaftar di aplikasi mobil city car kecil gitu. Ya untunglah buat kami sekeluarga ya, pembayaranya lebih murah, naiknya mobil enak.

Sepanjang perjalanan saya dan Pak Dikron sang driver banyak mengobrol, salah satunya adalah tentang arti bahagia. Menurutnya setelah usianya di atas 50tahun sekarang, barulah dia akhirnya menemukan bahwa bahagianya bukan karena memiliki mobil, uang dan sebagainya, bahagia baginya sekarang adalah sehat. Bicara tentang rejeki, berkat atau uang dia bilang, "Saya pernah kerja keras punya uang banyak mas, tapi kalau memang uang itu harus habis atau diminta untuk di gunakan ya sudah gunakan saja. Kalau sudah jadi milik kita dan ngumpul ya pasti jadi milik kita!" Hebat, begitu dalam benak saya, masih dalam pikiran saya dengan momen kebijaksanaan ini saya mendapatkan tambahan lagi, "Yang penting dalam hidup ini harus semangat mas, semangat kerja, jangan malas, itu saja!" Saya makin di yakinkan kalau itu yang juga mesti saya lakukan di waktu-waktu kedepan.

Mobil sudah hampir sampai di tujuan, tapi masih ada satu hal lagi yang dia katakan, "kalau mau mengatasi masalah apapun ya mas, kuncinya cuma satu, harus sabar. Iya sabar itu saja, pasti nanti akan ada jawabannya." Saya kasih kode untuk berbelok dan kemudian mobil berhenti, saya berikan bayaran taksinya dan bilang terimakasih, jawabannya lebih bagus lagi, "Selamat menikmati waktu liburan dengan keluarga mas!" Benar perjalanannya saya bisa membayar, tapi berbagi pengalaman dan kebijaksanaannya saya tidak bisa membayar. Terimakasih Pak Dikron, saya anggap ini adalah kado Natal saya yang sangat berkesan tahun ini, yang menegaskan pada saya bahwa bahagia adalah memiliki Kesehatan yang maksimal,  bahwa harapan untuk kehidupan yang lebih baik diwaktu kedepan adalah dengan semangat, kerja keras dan penuh kesabaran. Gusti mberkahi pak!

"Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!" Mazmur 31:19