Thursday, January 1, 2026
Petai 2026
Tuesday, June 27, 2023
Jangan Menyerah
Monday, January 17, 2022
Kok Masih Relate Ya?
Friday, January 1, 2021
Hai 2021
Monday, May 4, 2020
PISANG COKLAT
Sunday, May 3, 2020
SATE AYAM
Friday, May 1, 2020
BOLU KUKUS MILO
Thursday, April 30, 2020
TELUR DADAR
Monday, March 16, 2020
Ganti Resleting
Wednesday, January 1, 2020
H+1
Monday, January 7, 2019
SAME DAY ORDER
Jaman sekarang belanja nggak harus ke pasar. Eh ke toko, maksudnya ke tempat yang jualan. Nggak usah repot intinya. Kalau punya telepon pintar dan paket data tinggal install aplikasi belanja macam-macam dan tinggal bikin akun, masuk dan lihat deh berbagai macam jualan disana. Dari yang asli, kawe, seken sampai impor pun ada.
Hari ini saya belanja online, sebenarnya sih sudah di intip barangnya semalam sebelumnya, bukan buat saya tapi buat istri saya. Hadiah ulang tahun ceritanya. Nggak ada surprise lagilah, jadinya harus ditanya maunya dikado apa, yang berguna dan sesuai dengan seleranya. Jangan sampai suaminya beliin kado tahunya nggak suka dan numpang lewat aja. Dan dipilihlah jam tangan digital yang tidak mahal. Paling nggak cocok dan sesuai dengan seleranya. Saya mulai order pagi ini lewat aplikasi dan minta tolong teman kerja melakukan pembayaran lewat transfer virtual account. Beres deh, hebatnya lagi dengan tambahan biaya bisa dikirim hari yang sama. Saya order kira-kira jam 10 pagi dan menunggu jam 5an sore sampai.
Hebatnya kemajuan teknologi ya, sekarang nggak perlu capek dan susah-susah. Oh iya, saya juga mengikuti perkembangan bisnis di era digital ini dan menjadi pemainnya. Meskipun masih bermain di area dropship saya sudah merasakan hasilnya. Nggak besar tapi pengalamannya itu yang membuat nagih. Bahkan istri saya yang nggak pernah jualan dan bilang nggak bisa akhirnya juga bisa ikut dan merasakan bisnis modern ini.
Friday, January 4, 2019
MEMPENGARUHI
"Bebaskan dirimu dari kerumitan dan drama oleh kehidupan. Sederhanakanlah. Lihat lebih dalam. Kita semua memiliki bakat dan talenta masing-masing. Kita harus menjalankan berkat yang telah diberikan sesuai dengan tujuan hidup kita." Steve Maraboli
Saya senang menulis, meskipun tulisan saya sederhana sekali dan hanya seputar hal-hal yang saya alami dalam keseharian, tapi buat saya selain memotret kehidupan dalam tulisan, banyak hal yang saya pelajari tidak akan hilang menguap begitu saja dalam ingatan. Buat saya menulis adalah sebuah kenikmatan tersendiri, merangkai kata dan menceritakan ulang sebuah peristiwa adalah sebuah berkat, ya berkat karena saya bisa melihat dan merasakan berbagai hal dengan cara dan sudut pandang saya sendiri.
Malam kemarin seperti biasa, saat stalking di sebuah akun penulisan, saya menemukan sebuah kesempatan untuk ikut merangkai cerita singkat dengan sebuah kata tema wajib dan lokasi untuk menjelaskannya dalam sebuah format. Saya menemukan dan mengikutinya sudah lama sebenarnya, sebelum ada Instagram, masih dengan Twitter dan website. Dan memang menjadi keasyikan tersendiri mengikuti tantangan sederhana ini, membaca mereka yang piawai merangkai kata dan menerjemahkannya dalam sebuah cerita adalah sebuah pembelajaran baru, iya selalu baru buat saya, memikirkan sebuah ide dan dan menyelesaikanya itu adalah pencapaian.
Dan malam tadi, saya mengirimkan link menulisnya ke teman lama, seorang ibu rumah tangga yang juga aktif menulis, peduli dengan tumbuh kembang anak, menjadi host di radio dan penyuka buku. Dan hasilnya, dia ikut menulis juga. Senang, tentu saja, karena mengajak seseorang untuk menulis itu tidak mudah. Apalagi menulis dengan tema dan tenggat waktu bukan perkara kecil untuk mereka yang tidak biasa. Tapi yang penting dari semuanya adalah pengaruh, maksudnya adalah ajakan kita adalah sebuah pengaruh bagi orang lain. Apapun bentuknya dan caranya, saya memilih mempengaruhi dengan cara mengajak menulis. Itu adalah kebahagian, karena mereka yang terpengaruh sedang mengembangkan bakat dan talentanya. Dan itu juga adalah pencapaian.
Dan menulis lagi di awal tahun ini, lagi-lagi adalah pencapaian juga buat saya.
Wednesday, January 2, 2019
BERGERAK
Kata orang, sekarang itu harta yang paling berharga selain keluarga adalah Kesehatan. Iya sehat, seperti kata driver taksi online yang kita naik waktu itu, dia bilang setelah umur limapuluhan baru kerasa, sudah nggak muda lagi, sudah nggak bisa melakukan banyak hal dan yang jelas sudah mulai merasakan hal-hal yang nggak enak di badannya.
Sebelum tahun 2018 berakhir, memang kita sempatkan waktu itu memeriksakan diri ke apotek terdekat, bukan dokter. Kenapa? Karena dengan limapuluhan ribu saja bisa dapat periksa diabetes, kolesterol, asam urat dan tensi tekanan darah. Hasilnya? Puji Tuhan Saya yang tadinya kolesterol sangat tinggi sudah normal, bahkan angkanya dibawah rata-rata. Diabetes aman, tensi aman, hanya kadar asam urat yang masih naik, nggak tinggi sih, tapi tetap harus waspada.
Nah, akhirnya kita, nggak cuma tapi juga istri memutuskan untuk benar-benar mulai rajin berolahraga. Olahraga yang murah tapi enak dan menyehatkan. Selain jogging, yang biasa kita lakukan adalah Tabata, semacam olahraga high intensive course gitu, cardio habis-habisan sih. Cuma empat menit, yah total bisa dua kali lipat dengan pemanasannya, tapi hasilnya ngos-ngosannya mantap, keringatan full dan enak di badan. Hari ini dimulai dengan yang ini saja, simpel dan lumayan bikin seger. Besok-besok semoga tetap terus bisa melakukannya.
Intinya sih, kalau badan sehat, pikiran tenang dan menikmati hidup. Nggak cuma bisa hidup lama, tapi bisa menyaksikan anak cucu bertumbuh, bertambah dan bahagia, itu saja. Soal utang, kerjaan dan lain-lain sudah ada jatahnya.
Tuesday, January 1, 2019
1,25 silinder dan 1,25
Senin, 31 Desember 2018
Lokasi di sebuah Toko Kacamata daerah selatannya Jakarta Selatan
Setelah melihat ada harga promo diskon yang cukup ringan dan tampaknya memang sangat dibutuhkan, makanya memberanikan diri menanyakan dan mengajak si Pumpkin untuk di cek matanya. Dari di cek didepan pakai apalah itu namanya, kemudian di dalam beberapa kali tes dengan lensa dan diminta membaca beberapa huruf, hingga sampai disuruh memakai kacamata besi itu kurang lebih lima menit supaya tahu pusing atau enggak kepalanya setelah pakai dan di akhiri dengan memilih model lensa kacamatanya, eh sebenarnya sih di akhiri dengan membayarnya sih.
Dan mau tidak mau, akhirnya si Pumpkin harus berkacamata, sedih sih baru SD sudah pakai kacamata sementara papinya dulu mau nikah baru pakai kacamata. Tapi nggak papa, mungkin itu yang terbaik yang sekarang harus di hadapi dan tentu saja harus di nikmati. Minus 1,25 juga silinder sebelah kiri dan minus 1,25 sebelah kanan. "Pasti nanti jadi juara ya kak!" Begitu kata si Om penjual kacamatanya soalnya bacanya makin jelas dan terang di sekolah, matanya nggak susah lagi melihatnya.
Ah, Pumpkin sayang, 2019 tahun baru jadi awal baru, jadi 4 matamu. Semangat terus ya sayang.
Tuesday, December 25, 2018
Taksi Online Hari Natal
Hujan sedari pagi di hari Natal ini tampaknya memang sangat pas dengan suasananya, hari ini kami memang tidak beribadah karena sudah di lakukan perayaannnya di hari Minggu kemarin. Semalam setelah makan malam bersama, nunggu jam 12 malam kita buka kado, dan tentu saja momen ini yang sebenarnya di nantikan oleh Abby, seperti biasanya dia mengharapkan kadonya yang terbanyakdia dapat. Hingga akhirnya kita semua bangun siang, sebenarnya sih saya sudah bangun pagi, antar Oma berangkat dulu baru tidur lagi. Kalau sudah bangun buat saya agak susah tidur lagi, apalagi kopi saya masih belum habis diseruput, jadi sembari menunggu kopi habis, Saya membalas pesan Natal di aplikasi pesan singkat, eh hujan turun nggak berhenti.
Akhirnya setelah jam 12 siang sehabis geletakan di kamar, saya bangun dan mandi. Ternyata si Mami masih menikmati tidurnya di lantai, sementara Abby menikmati film keluarga di tivi sendirian. Sehabis mandi baru saya kasih tahu kalau Oma sudah kirim pesan kalau sudah menunggu di rumah Papa. Jadilah kita semua bersiap-siap dengan semua barang bawaan dan perlengkapan menginap malam ini. Saya mulai mengecek untuk memesan taksi online, cek aplikasi yang satu ternyata harganya masih tinggi jadi saya cek yang satunya lagi, bersyukur cepat dapat pesanannya.
Kurang lebih 10 menitan akhirnya taksinya sampai dan menghubungi lewat pesan singkat, seperti biasa memang di aplikasi agak susah menemukan alamat kita, padahal sudah di taruh point pick upnya tapi mungkin beda di aplikasi driver. Dia menghubungi kasih tahu kalau sudah sampai dan memberibtahu kalau mobilnya Nissan Juke, lhaah memang baru kali ini dapat taksi online keren gini, hebat bener saya pikir, kok mobil sebagus ini buat taksi online. Dan ternyata setelah ngobrol basa-basi saya tahu kalau itu adalah mobil anaknya, mobil yang terdaftar di aplikasi mobil city car kecil gitu. Ya untunglah buat kami sekeluarga ya, pembayaranya lebih murah, naiknya mobil enak.
Sepanjang perjalanan saya dan Pak Dikron sang driver banyak mengobrol, salah satunya adalah tentang arti bahagia. Menurutnya setelah usianya di atas 50tahun sekarang, barulah dia akhirnya menemukan bahwa bahagianya bukan karena memiliki mobil, uang dan sebagainya, bahagia baginya sekarang adalah sehat. Bicara tentang rejeki, berkat atau uang dia bilang, "Saya pernah kerja keras punya uang banyak mas, tapi kalau memang uang itu harus habis atau diminta untuk di gunakan ya sudah gunakan saja. Kalau sudah jadi milik kita dan ngumpul ya pasti jadi milik kita!" Hebat, begitu dalam benak saya, masih dalam pikiran saya dengan momen kebijaksanaan ini saya mendapatkan tambahan lagi, "Yang penting dalam hidup ini harus semangat mas, semangat kerja, jangan malas, itu saja!" Saya makin di yakinkan kalau itu yang juga mesti saya lakukan di waktu-waktu kedepan.
Mobil sudah hampir sampai di tujuan, tapi masih ada satu hal lagi yang dia katakan, "kalau mau mengatasi masalah apapun ya mas, kuncinya cuma satu, harus sabar. Iya sabar itu saja, pasti nanti akan ada jawabannya." Saya kasih kode untuk berbelok dan kemudian mobil berhenti, saya berikan bayaran taksinya dan bilang terimakasih, jawabannya lebih bagus lagi, "Selamat menikmati waktu liburan dengan keluarga mas!" Benar perjalanannya saya bisa membayar, tapi berbagi pengalaman dan kebijaksanaannya saya tidak bisa membayar. Terimakasih Pak Dikron, saya anggap ini adalah kado Natal saya yang sangat berkesan tahun ini, yang menegaskan pada saya bahwa bahagia adalah memiliki Kesehatan yang maksimal, bahwa harapan untuk kehidupan yang lebih baik diwaktu kedepan adalah dengan semangat, kerja keras dan penuh kesabaran. Gusti mberkahi pak!
"Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!" Mazmur 31:19
Saturday, August 25, 2018
Kemana Patahnya?
Seperti biasa pagi ini tidak curiga sedikitpun kalau akan terjadi sesuatu. Saya mampir ngopi dulu sebentar sebelum sampai tempat kerja. Sepotong gorengan tempe saya gigit pelan karena memang masih panas, sekaligus biar nikmat juga.
Selesai saya menikmati kopi dan gorengan saya hendak melanjutkan perjalanan menuju tempat kerja dan ada sesuatu yang terasa beda di dalam mulut, terasa tajam...ternyata gigi saya bagian atas sudah patah. Jadi patahannya ke mana? Waaaaah...jangan-jangan pas lagi gigit tempe tadi patah dan kemudian ikut tertelan? Waduh, ada-ada saja. Seingat saya pagi tadi sehabis sikat gigi masih aman-aman saja tidak ada yang patah gigi saya. Tapi ya sudahlah...nggak papa, kalau nanti ada uang lagi bisa saya tambal atau cabut sekalian. Satu buah gigi terakhir kemarin nambal seharga tiga ratus lima puluh ribu rupiah, lumayan kan? Jadi nikmati aja sekarang.
Nggak masalah gigi saya patah, bahkan tertelan. Yang penting semangat saya nggak patah tertelan ketegangan dan tekanan hidup, itu penting! Semangat karena sudah pecah telor kemarin di kerjaan jadi bulan depan bisa dapat tambahan lagi!
Saturday, January 13, 2018
Menghidupi Tahun 2018 Dengan Janji Tuhan
"Meskipun pohon ara tak ada buahnya dan pohon anggur tak ada anggurnya, biarpun panen zaitun menemui kegagalan dan hasil gandum di ladang mengecewakan, walaupun domba-domba mati semua dan kandang ternak tiada isinya,
aku akan gembira selalu, sebab Engkau TUHAN Allah penyelamatku.
Engkau memberi aku kekuatan seperti kaki rusa, kakiku Kaukokohkan. Engkau membimbing aku supaya aman waktu berjalan di pegunungan."
Habakuk 3:17-19 (BIMK)
Sunday, December 31, 2017
Selamat Datang 2018
“Datanglah kepada-Ku, setiap kalian yang sudah lelah menanggung kesusahan-kesusahan yang berat, karena Aku akan menolongmu mengatasi setiap kesusahanmu itu dan kamu akan merasa lega."
Matius 11:28 (TSI)
Friday, December 29, 2017
Memungut Rejeki
Kaki kanannya tidak bisa di lipat ketika hendak mengambil botol bekas minuman dan gelas plastik bekas di dekat motor yang terparkir. Tangan kanannya menyangga tongkat yang membantu untuk berjalan, bergoyang dan sepertinya sakit dipaksakan untuk terus melangkah. Tangan kirinya dengan sigap mengangkat plastik keresek besar untuk mewadahi hasil pengumpulannya. Beberapa kali berhenti, menengok tumpukan sampah dan mengaisnya, dan saya hanya menatap nanar hingga dia menghilang di pemandangan mata.
Kudu kuat di lakoni! Harus kuat dijalani!
Selama masih kuat jalan...masih bisa berusaha dan menghasilkan tidak ada kata berhenti berusaha! Hasilnya? Serahkan saja pada Yang Maha Mengatur, tugas kita adalah berusaha.
Dan Tuhan berbicara dengan caraNya, kurang bersyukur apa saya dengan keCUKUPan yang saya nikmati saat ini. Sembah nuwun Gusti berkahnya selalu ada dalam kenikmatan saya.
Wednesday, August 9, 2017
OYBR 10 Agustus
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
Yeremia 16,17,18,35
Nats:
Yeremia 16:19a (BIMK) TUHAN, Engkaulah yang melindungi aku dan memberikan kekuatan kepadaku; Engkau menolong aku pada masa kesukaran.
Yeremia 16:19a (TB) Ya TUHAN, kekuatanku dan bentengku, tempat pelarianku pada hari kesesakan!
1. APA yg Tuhan sampaikan (dengan bacaan tersebut)?
Menyatakan kepercayaan sepenuhnya kepada Tuhan
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Diatas semua ancaman dan berbagai hukuman yang akan ditimpakan pada Israel, Yeremia menyatakan dengan ketegasan dan penuh iman bahwa hanya bersandar pada Tuhan sajalah terletak kekuatan dan harapannya.
Pernyataan Yeremia menunjukkan bahwa hanya Tuhan saja yang melakukan berbagai perkara besar dan terbukti nyata sebagai Pelindung, Pemberi kekuatan dan Penolong yang sesungguhnya.
Apa yang saya rasakan dan sedang alami bisa jadi melemahkan iman saya setiap hari dengan melihat kenyataan yang tidak semakin bagus. Namun justru disitulah saya harus mengembangkan iman dan kekuatan yang sebenarnya. Mempercayai dengan sepenuhnya dan melihat dengan mata rohani bahwa Allah turut bekerja dan mendatangkan kebaikan bagi saya dan keluarga.
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
Memperkatakan dengan iman bahwa Tuhan Yesus saja satu-satunya sumber perlindungan, pertolongan dan pemberi kekuatan.
Catat, lihat dan rasakan kebaikan Tuhan setiap hari.