Thursday, August 15, 2024
Hari Ini Dua Tahun Lalu
Wednesday, March 20, 2024
Buah Kelengkeng Hijau Dan Kisah Hari Ini
Wednesday, January 1, 2020
H+1
Saturday, September 1, 2018
Teh, Kopi dan Gerobak
"Jangan pernah sekalipun menilai sesuatu dari kulit luarnya saja" Strange Magic
Panas menyengat siang ini entah menimbulkan suasana yang berbeda, apakah karena tadi pagi gerimis menyiram mengawali bulan ini? Ah, bisa saja terjadi tapi yang jelas setelah pekerjaan saya selesai saya menyempatkan diri meneguk segelas air teh kemasan murah seharga seribu limaratus supaya sedikit melegakan tenggorokan.
Beberapa tegukan saya nikmati kemudian mampir seseorang pemberi barang bekas dengan gerobaknya, wajahnya kusam seberat perjuangannya hari ini mungkin, beberapa kardus terikat dan beberapa jerigen bekas tertampung di gerobaknya. Segelas kopi susu di pesannya dan dengan pelan dia menyeruput kopi itu. Saya beranikan diri menyapa dengan pertanyaan sederhana, "sudah muter ke mana aja ini pak kelihatan penuh bawaannya?" "Ah, kemana saja kaki membawa melangkah mas..." "Lumayan ya pak kardusnya banyak dapatnya? Berapa sekilonya sekarang pak?" Tanya saya lagi. Matanya memandang gerobaknya sambil tangannya memegang kembali gelas kopi, bibirnya sebentar meniup panasnya dan kemudian kembali di minumnya, kemudian dia menjawab saya, "yaah...murah mas, kayak nggak ada harganya sekilo cuman seribu, coba berapa saya harus beli dari penjual dan orang-orang? enak mah pengepul mas udah pasti dapat harganya dari pabrik." Saya mencoba berhitung tapi tidak menemukan hitungan yang saya rasa menghasilkan uang yang cukup buatnya, saya ajukan lagi pertanyaan, "kalau besi bukannya mahal Pak?" "Sama aja mas, sekilo cuman enam ribu, kalau saya bisa dapat sepuluh kilo berarti dapat enam puluh ribu, tapi modalnya berapa coba kalau saya beli besi bekasnya dari orang? Sekilo palingan saya untung dua ribuan, kalau sepuluh kilo ya untungnya dua belasribu, buat makan sama ngopi udah habis sehari."
Saya menyedot teh manis gelas sampai tandas kemudian masih sempat menatapnya sembari berkata dalam hati, "kamu hebat pak, kalau saya jadi bapak belum tentu saya kuat setiap hari berjuang seperti ini." "Ah...pak, maaf ngomong-ngomong saya duluan ya pak, masih ada urusan ini, saya pamit duluan." "Oh, iya mas, hati-hati mas." jawabnya.
Saya meninggalkannya dengan sebuah pelajaran berharga, namanya adalah berjuang...ya terus berjuang, tidak peduli berapapun hasilnya yang terpenting saya belajar hari ini, jangan berhenti berjuang!
"Perbekalannya akan Kuberkati dengan limpahnya, orang-orangnya yang miskin akan Kukenyangkan dengan roti..." Mazmur 132:15
Monday, January 29, 2018
Ngopi Pagi
*Ayah :* Tolong buatkan kopi dua gelas untuk kita berdua nak, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, bawa saja ke mari beserta wadahnya.
*Anak :* Baik, ayah
Tidak berapa lama, anaknya sudah membawa dua gelas kopi yang masih hangat dan gula di dalam wadahnya beserta sendok kecil.
*Ayah :* Cobalah kamu rasakan kopimu nak , bagaimana rasa kopimu?
*Anak :* rasanya sangat pahit sekali ayah
*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula, aduklah, bagaimana rasanya?
*Anak :* Rasa pahitnya sudah mulai berkurang, ayah
*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Anak :* Rasa pahitnya sudah berkurang banyak, ayah
*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Anak :* Rasa manis mulai terasa tapi rasa pahit juga masih sedikit terasa, ayah
*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Anak :* Rasa pahit kopi sudah tidak terasa, yang ada rasa manis, ayah
*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Anak :* sangat manis sekali, ayah.
*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Anak :* Terlalu manis. Malah tidak enak, ayah
*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?
*Anak :* rasa kopinya jadi tidak enak, lebih enak saat ada rasa pahit kopi dan manis gulanya sama-sama terasa, ayah.
*Ayah :* Ketahuilah nak.. pelajaran yg dapat kita ambil dari contoh ini adalah.. jika rasa pahit kopi ibarat kemiskinan hidup kita, dan rasa manis gula ibarat kekayaan harta, lalu menurutmu kenikmatan hidup itu sebaiknya seperti apa nak?
Sejenak sang anak termenung, lalu menjawab.
*Anak :* Ya ayah, sekarang saya mulai mengerti, bahwa kenikmatan hidup dapat kita rasakan, jika kita dapat merasakan hidup secukupnya, tidak melampaui batas. Terimakasih atas pelajaran ini, ayah
*Ayah :* Ayo anakku, kopi yg sudah kamu beri gula tadi, campurkan dengan kopi yang belum kamu beri gula, aduklah, lalu tuangkan dalam kedua gelas ini, lalu kita nikmati segelas kopi ini.
Sang anak lalu mengerjakan perintah ayahnya
*Ayah :* Bagaimana rasanya?
*Anak :* rasanya nikmat, ayah.
*Ayah :* Begitu pula jika engkau memiliki kelebihan harta, akan terasa nikmat bila engkau mau membaginya dengan org2 yang kekurangan.
*Anak :* Terima kasih atas ilustrasinya, ayah
*Selamat ngopi dgn penuh kenikmatan hari ini...☕*
LUAR BIASA!!!! 👍
sumber: Whatsapp broadcast
Sunday, July 30, 2017
OYBR 27 Juli
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
Yesaya 58,59,60,61,63,63
Nats:
Yesaya 58:11 (BIMK) Aku akan selalu membimbing kamu dan mengenyangkan kamu di tanah yang kering; Aku akan menjaga kamu supaya tetap sehat dan kuat. Kamu akan seperti taman yang cukup airnya, seperti mata air yang tak pernah menjadi kering.
1. APA yg Tuhan sampaikan (dengan bacaan tersebut)?
Penyertaan dan penyediaan Tuhan tidak pernah berhenti.
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Tuhan menentang puasa dan doa yang ternyata hanya digunakan untuk memuaskan nafsu dan juga menunjukkan kesalehan rohani saja. Tuhan menunjukkan bahwa bahwa hal-hal yang terlihat rohani bisa jadi kadang hanya kamuflase semu semata demi dipandang baik dan saleh namun tanpa isi dan kebenaran.
Namun Tuhan juga menyediakan kebaikan dan janji-janji manis yang akan diperoleh jika dalam berpuasa melakukan kebaikan dan pertolongan. Tindakan iman yang nyata, dan ini menjadi tantangan bagi saya jika saya mau mendapatkan jawaban untuk kebaikan penyertaan dan penyediaan oleh-Nya maka saya harus menunjukkan ketulusan dan kemurahan hati saya dalam menolong sesama.
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
Belajar melakukan apa yang saya bisa lakukan bagi orang lain dengN tulus ikhlas.
Menanti dengan sungguh dalam kerendahan hati jawaban janji Tuhan.
Tuesday, July 25, 2017
OYBR 25 Juli
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
Yesaya 48,49,50,51,52,
Nats:
Yesaya 48:17-18 (BIMK) Kata Allah kudus Israel, Penyelamatmu, "Akulah TUHAN Allahmu, yang mengajar engkau apa yang berguna bagimu, dan membimbing engkau di jalan yang harus kautempuh.
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka kesejahteraanmu seperti sungai yang tak pernah kering, dan kemujuranmu seperti ombak di laut yang tak pernah berhenti.
1. APA yg Tuhan sampaikan (dengan bacaan tersebut)?
Tetaplah berada di jalan Tuhan karena upah besar menanti.
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Tuhan mengajarkan tentang apa yang berguna bagi saya, artinya dalam menghadapi berbagai situasi FirmanNya akan selalu menjadi jawaban.
Tuhan membimbing dijalan yang saya tempuh, bahwa dia menyertai dan bahkan mengarahkan terhadap setiap keputusan juga setiap hal yang saya kerjakan demi kebaikan saya.
Dengan memperhatikan firmanNya jelas bahwa kesejahteraan dan kemujuran akan saya dapatkan dalam kehidupan ini.
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
Terus berpegang teguh pada firman Tuhan.
Mengaplikasikan firman dalam setiap pengambilan keputusan.
Friday, July 14, 2017
OYBR 14 Juli
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
Mazmur 128, 129, 130, 132, 134, 135
Nats:
Mazmur 128:2 (TB) Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
Mazmur 128:2 (BIMK) Engkau akan makan dari hasil kerjamu, hidup makmur dan sejahtera.
Mazmur 128:2 (VMD) Engkau akan memperoleh hasil pekerjaanmu. Engkau akan menikmati berkat Tuhan, dan segala sesuatu baik padamu.
1. APA yg Tuhan sampaikan (dengan bacaan tersebut)?
Janji menikmati berkat dan kebaikan.
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Dengan melihat kondisi yang saya alami sekarang, keuangan yang masih belum stabil, meskipun pekerjaan baru sudah didapatkan namun kenaikan gaji belum didapatkan bahkan diawal-awal ini justru menurun. Secara kasat mata jelas bahwa kekhawatiran dan kesulitan akan tampak di depan mata, namun demikian bacaan kali ini mengajarkan dengan jelas bahwa Tuhan sendiri yang berjanji untuk memberikan berkat dan hasil yang baik dari pekerjaan yang saya lakukan. Bahkan bahagia, hidup makmur dan sejahtera.
Bagaimana mungkin? Tantangan ini buat saya menunjukkan bahwa "naik kelas" iman itu butuh totalitas penyerahan sekaligus percaya penuh akan penyediaan yang Tuhan lakukan.
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
Memperkatakan iman bahwa saya tidak akan kekurangan.
Memperkatakan bahwa pekerjaan saya menghasilkan jauh seperti yang sebenarnya saya dapatkan.
Mempercayai janji-Nya bahwak keadaan saya akan lebih baik, makmur, sejahtera dan bahagia.
Thursday, July 13, 2017
OYBR 13 Juli
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
Mazmur 120, 121, 123, 125, 126
Nats:
Mazmur 126:1-6 (VMD) Nyanyian memasuki Bait Tuhan. Adalah seperti mimpi ketika TUHAN kembali bersama tawanan dari Sion.
Kita akan tertawa dan menyanyikan lagu-lagu gembira. Bangsa-bangsa lain akan mengatakan, “TUHAN telah melakukan perbuatan yang mengagumkan terhadap Sion.”
Ya, kita akan berbahagia karena TUHAN melakukan perbuatan yang mengagumkan bagi kita.
TUHAN, berikanlah waktu yang baik lagi, seperti aliran sungai di padang gurun penuh kembali dengan air.
Orang yang sedih ketika mereka menabur benih, akan bersukacita, bila mereka menuai.
Orang yang menangis ketika mereka membawa benih akan bersukacita, bila mereka membawa tuaian.
1. APA yg Tuhan sampaikan (dgn bacaan tsb)?
Pengharapan ditengah-tengah penderitaan.
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Bahwa dalam keadaan yang paling susah dan menyedihkan sekalipun saya masih diberikan kesempatan untuk berbagi, untuk menabur dan mempersembahkan sesuatu yang tampaknya sangat sulit.
Jadi ambil kesempatan untuk tetao berbagi meskipun kalau di nilai dengan materi tidak seberapa tapi kalau dengan hati bisa berbagi pasti Tuhan akan menghitungnya sebagai bagaian yang baik.
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
Terus melakukan yang baik yang bisa dilakukan.
Jangan mengeluh dengan ketidakcukupan yang ada.
Berani berbagi meskipun tidak selalu dengan uang.
OYBR 12 Juli
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
Mazmur 119
Nats:
Mazmur 119:116 (BIMK) Kuatkanlah aku sesuai dengan janji-Mu agar aku hidup, jangan biarkan aku dikecewakan dalam harapanku.
1. APA yg Tuhan sampaikan (dengan bacaan tersebut)? Berpengharapan hanya pada Tuhan saja bukan pada egoisme saya.
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Banyak belajar untuk menaruh harapan yang baik kadang saya rasa hanya melibatkan pikiran saya saja, seharusnya semua harapan tentunya penuh percaya dalam iman yang melibatkan tubuh, jiwa dan roh juga.
Begitu kadang pikiran saya yang lebih banyak mempengaruhi bahkan memberikan perintah kepada tubuh saya bahwa saya kuat. Dan itu jelas salah, bahwa roh saya yang bersatu didalam Roh-Nya saja yang menuntun saya dan menunjukkan pada saya janji-Nya yang pasti dalam memberikan kekuatan pada saya dalam menjalani hidup ini.
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
Tetap berharap dengan benar.
Jangan mudah kecewa jika harapan atau keinginan tidak terpenuhi.
Terus melihat janji-Nya direalisasikam dalam hidup saya.
OYBR 11 Juli
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
Mazmur 115, 116, 117, 118
Nats:
Mazmur 115:13 (VMD) TUHAN akan memberkati para pengikut-Nya, yang besar dan yang kecil.
1. APA yg Tuhan sampaikan (dgn bacaan tsb)? Tuhan tidak pandang bulu dalam memberkati.
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Tuhan adalah Tuhan dari segalanya. Bukti yang di bicarakan dari jaman nenek moyang orang Israel menunjukkan bahwa patung berhala tidak pernah bisa menunjukkan kekuasaannya. Hal inilah yang menjadi dasar bahwa Tuhan tidak pernah membedakan siapa saja yang akan di berkati olehNya.
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
Saya mempercayai bahwa Tuhan akan memberkati saya dengan melimpah.
Saya terus memperkatakan dalam iman tentang berkat yang menjadi bagian saya.
Saturday, July 1, 2017
OYBR 1 Juli
Renungan One Year Bible Reading versi Deeper Bible:
2 Tawarikh 29:3-17, 18-36
2 Tawarikh 30:1-27
2 Tawarikh 31:1-21
2 Tawarikh 31:20-21 (BIMK) Di seluruh Yehuda, Raja Hizkia menjalankan keadilan, berlaku jujur, dan menyenangkan hati TUHAN Allahnya.
Ia berhasil, karena segala yang dibuatnya untuk Rumah TUHAN atau untuk mentaati hukum-hukum TUHAN, dijalankannya dengan sepenuh hati dan dengan cinta kepada TUHAN Allahnya.
1. APA yg Tuhan sampaikan (dgn bacaan tsb)? Rahasia sukses dari seorang raja Hizkia
2. MENGAPA Tuhan sampaikan itu?
Tuhan menunjukkan bahwa keberhasilan, kesuksesan bisa didapatkan dan dinikmati namun dengan cara yang benar. Cara yang dilakukan Hizkia adalah dengan:
a. menjalankan keadilan, berlaku jujur, dan menyenangkan hati TUHAN Allahnya.
b. manaati segala hukum Tuhan
c. menjalankan semuanya dengan sungguh-sungguh dan ikhlas
3. APA yang harus saya LAKUKAN?
- jadi diri sendiri yang orisinil bukan fotokopian; Hizkia menunjukkannya dengan memperlihatkan di seluruh Yehuda apa adanya dia. Demikian saya belajar memperlihatkan diri saya apa adanya
- melibatkan Tuhan dalam setiap perkara bukan karena sedang dalam "perkara" saja.
Friday, February 3, 2017
Pohon Ara Dalam Pot
"Ambillah pelajaran dari pohon ara. Kalau ranting-rantingnya hijau dan lembut, dan mulai bertunas, kalian tahu bahwa musim panas sudah dekat." Markus 13:28 (BIMK)
Sehabis menyapu pagi ini di depan rumah, saya memperhatikan pohon Ara dalam pot yang sudah lama sekali tidak berbuah. Saya pikir mungkin membutuhkan pot baru yang lebih besar, atau bisa jadi memang sudah tidak mau berbuah karena saya lihat pertumbuhannya cukup lambat. Namun ada yang menarik setelah saya mendekat dan memperhatikan munculnya tunas baru dan daun baru yang tumbuh disela-selanya tumbuh satu buah yang kecil.
Begitu pun dengan kehidupan yang saya jalani, berbicara tentang pengharapan kadang begitu mudah namun berada dalam kondisi yang mungkin tidak nyaman sementara waktu mengharuskan saya memompa semangat dan harapan di atas rata-rata. Meskipun Tuhan berbicara dalam perikop yang saya baca pagi ini tentang mempersiapkan diri untuk kedatangan-Nya kembali, saya memilih untuk menuliskan dan menghayatinya dalam semangat syukur bahwa ada harapan baru yang sangat baik terjadi didepan. "Musim panas sudah dekat" iya...saya melihat tandanya, kehidupan yang lebih baik dan indah sudah ada di depan mata.
Seperti Nabi Yeremia katakan, "Tapi orang yang berharap kepada-Ku akan Kuberkati selalu." Yeremia 17:7 (BIMK), saya berpegang pada pengharapan yang akan memberkati saya. Apakah saya terlalu percaya diri? Bukan terlalu percaya diri, saya terlalu percaya pada firman-Nya yang jelas berkata seperti ini, "Hendaklah kita berpegang teguh pada harapan yang kita akui, sebab Allah bisa dipercayai dan Ia akan menepati janji-Nya." Ibrani 10:23 (BIMK).
Syukur saya panjatkan pada Tuhan bahwa saya mendapat pengharapan yang terbukti di dalam Tuhan Yesus.
Orang Kaya
Selfie pagi ini, foto dengan cabai kesayangan yang menghasilkan buah banyak sekali dan disaat harganya melangit.
Sungguh saya adalah orang yang diberkati dan jelas kaya!