Saturday, March 6, 2021

Pingsan


Pernah pingsan belum? Saya tiba-tiba tadi pagi pingsan, setelah menyeruput kopi saya menggerakkan kedua tangan kebelakang melakukan streching, entah bagaimana tiba-tiba saja gelap dan istri berteriak dari belakang rumah. Sesaat saya diam, dan istri sudah memangku kepala saya sambil memanggil nama. Saya masih mendengar dan baik-baik saja. Kemudian diberi minum air putih dan saya mulai duduk memenangkan diri. Entah kenapa dan apa penyebabnya saya nggak tahu. Hanya tersisa benjol dikepala belakang atas yang membentur lantai tadi lumayan sakit.

Semoga tidak apa-apa dan jadi kenapa-kenapa! Saya masih melanjutkan kemudian menyeruput kopi dan kemudian tidur-tiduran lagi. Kalau kalian pernah pink-sun nggak?

Friday, March 5, 2021

Kimpul


Kalau mertua bilang namanya kimpul, jaman almarhum papi mertua masih ada sering mengkonsumsi ini sebagai pengganti nasi. Sudah hampir seminggu beli ini nggak sempat memasaknya, siang tadi istri mengingatkan jangan sampai numbuh atau busuk nggak sempat dimakan, sayang buang-buang uang nantinya. Jadilah akhirnya saya bersihkan dan siapkan untuk direbus eh bukan dikukus maksudnya. Maksude hati buat cemilan sehabis hujan sore tadi, eh makan satu potong saja sudah lumayan mengganjal perut dengan didampingi menyeruput sisa kopi yang sudah dingin, buat saya sudah lengkap kenikmatannya.

Seseorang bernama Auguste Escoffier mengatakan, "hidangan terhebat sangat sederhana." Dan memang jarang bahkan kita menyadari dengan benar bahwa hal sederhana seperti sebuah kimpul atau ubi talas ini yang hanya dikukus ini hebat, ya sederhana dan hebat. Sederhana dalam mengolah dan menikmati, hebat dalam memberikan pelajaran. Sederhana dalam bentuk, hebat dalam kekuatan dan kandungannya. 

Tuesday, January 26, 2021

Januari hampir berakhir


"Tujuan tahun baru bukanlah bahwa kita harus memiliki tahun baru. Itu adalah bahwa kita harus memiliki jiwa baru." GK Chesterton

Banyak hal yang ingin dituliskan dan berkecamuk dalam pikiran tapi sampai hari ini tidak menemukan kesepakatan dan kesempatan. Jadilah dengan foto makan siang hari ini, sementara masih Work From Home, antara tahu dan telor dengan kuah pedas menghantarkan saya dalam coretan ini.

Tidak ada hubungannya memang antara foto dan quote yang saya comot buat pembuka tulisan, hubungannya cuma saya habis makan dan pengen nulis, terus teringat hampir berakhir bulan Januari di tahun yang baru ini tapi belum menghasilkan tulisan yang sedikit panjang. Tulisan pendek alias puisi bertebaran di twitter setiap hari, sepertinya memang lebih menantang setiap hari merangkai sajak dibandingkan menuliskan pengalaman dari sesuatu yang saya jalani. Well, eniwei sebelum Januari berakhir paling tidak saya sudah menulis hari ini.

Jiwa baru mungkin akan ikut menyeru dan memberi semangat untuk menyuarakan sedikit kenikmatan di antara kesusahan yang belum juga berakhir. 

Friday, January 1, 2021

Hai 2021


"Sungguh, kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu." Yesaya 52:12 (TB)

Akan jadi pengingat sepanjang tahun ini bahwa :
1. Tidak perlu terburu-buru
2. Tidak perlu berlari

Karena :
1. Tuhan akan berjalan didepanku (petunjuk didepan, mempersiapkan jalan, memimpin dan mendampingi perjalanan).
2. Tuhan akan menjadi penutup barisan (mengamankan, menjaga, menutup kemungkinan tidak baik).

Haleluya!

Friday, November 20, 2020

12 Ribu


Menu makan siang tadi karena nggak bawa bekal dari rumah. Dengan 12 Ribu rupiah saya mendapatkan nasi setengah, telor dadar sepotong, sayur kangkung, sambel, dan dua tempe jaket. Lumayan bukan?  Saya membelinya di warteg depan tempat kerja.

Yang lebih nikmat adalah makanya sambil ngeprint dan ngegunting berlembar-lembar kertas sekaligus mengecek layar laptop. Apakah ini yang dinamakan multitasking? Tentu saja tidak, ini adalah mempergunakan waktu sebaik mungkin supaya kerjaannya bisa dikerjakan, ya iyalah namanya juga kerja, ya kan?

Rahasia lainnya adalah, saya tidak mendapatkan sendok dari warteg, tapi saya selalu membawa sendok sendiri dan ada didalam tas. Jadi tetap aman, nggak harus menggunakan jurus tangan kosong.

Well, that's it! TGIF : Thanks God It's Food for my perut hari ini.

Thursday, July 30, 2020

Ketupat Lebaran Idul Adha


Bahagia itu bukan milik sendiri, tapi ketika dibagikan. Kami juga menikmati kebahagiaan Idul Adha hari ini, tetangga sebelah rumah berbagi makanan, jadilah lengkap siang ini, libur, menikmati waktu dengan keluarga, makan enak. Berkah!

Bukan hanya sekali dua kali kami dibagi makanan, bahkan bukan hanya pada momen-momen spesial atau acara saja. Kehidupan saling berbagi memang tidak seperti dulu di kampung, apa saja bisa saling dibagikan antar tetangga, saling memberi dan juga merasakan sesuatu yang kita punya. 

"Berbagi dengan orang lain adalah bentuk terbaik mensyukuri apa yang telah kita dapatkan." Begitu kata bijak entah siapa yang nulis ya, saya bukan yang berbagi kali ini tapi saya juga bersyukur dengan apa yang saya dapatkan. Jadi kalau masih ada yang mau berbagi dengan saya, boleh banget ya, saya siap menunggu. 

Selamat Idul Adha, selamat merayakannya dengan bahagia, syukur dan berbagi.

Monday, June 1, 2020

KANGKUNG DAN BAYAM


"Setiap pemberian dari seorang teman adalah sebuah harapan akan kebahagiaanmu." Richard Bach

Maghrib baru saja selesai dan kembali rencananya saya dan istri mau keluar rumah, belanja beberapa obat-obatan sekalian beli es krim untuk penyemangat si Pumpkin besok mau ujian. Tiba-tiba suara wanita muncul di depan pintu rumah, dan ternyata tetangga samping rumah membawakan dua ikat sayuran segar, kangkung can bayam. Jadi memang sejak awal bulan puasa kemarin sampai Lebaran, Kita tetangga kanan kiri rumah saling bergantian berbagi makanan. Indah sekali bukan? 

Saling berbagi alias melakukan pemberian yang bergantian ini ternyata bermanfaat lho, meskipun mungkin bukan jadi hal yang besar atau luar biasa, biasanya hal-hal sederhana itu akan lebih bermakna menurut saya. Misalnya saja, manfaat saling berbagi itu membuat Kita yang bertetangga akan lebih akrab satu sama lain. Kita juga berusaha akan memberikan yang baik pada saat berbagi. Hasil yang terlihat adalah kebahagiaan yang menular, percayalah yang berbagi bahagia karena bisa memberikan sesuatu, yang dibagi juga senang bisa mendapatkan sesuatu, dan bisa jadi seperti malam ini, kembali saling memberi, berbagi sesuatu.

Sebuah pepatah dalam bahasa Jawa berkata seperti ini, "Urip kang utama, mateni kang sempurna" yang berarti selama kita hidup, kita melakukan perbuatan yang baik maka akan menemukan kebahagiaan di kehidupan yang selanjutnya. Dan saya kira pelajaran sederhana berbagi ini semakin menjadikan saya bisa menyebutnya sebagai kekuatan kecil yang nyata, berbagi itu bahagia.