Monday, December 20, 2021

Nama Itu Penting

Saya sih memang tidak setuju dengan perkataan Shakespeare tentang "apa arti sebuah nama?", ya tentu saja jelas berarti buat saya. Bayangkan jika tanpa nama yang jelas, terus saya akan panggil istri saya sebut saja mawar gitu? Atau hanya dengan kata dia, dia...diapain dong? Hahahaha. Nah penting kan ternyata memiliki nama yang jelas.

Clarissa adalah nama yang awalnya berasal dari nama Jerman yaitu Clarice. Nama Clarice sendiri dikembangkan dari nama Clara yang berasal dari kata sifat dalam bahasa Latin yaitu “clarus” yang berarti “terang, jernih, terkenal”. Begitulah harapan yang terkandung dalam nama yang saya pilih untuk anak saya, Clarissa saya taruh di tengah namanya supaya terangnya menyebar dengan merata dalam kehidupannya.

Untunglah, Yusuf tidak seperti saya.  Beberapa waktu sebelum anak saya lahir, saya sibuk mencari nama buat saya. Pada saat dia hendak memikirkan untuk memutuskan pertunangannya dengan Maria secara diam-diam, ketika tertidur malaikat datang kepadanya dalam mimpi dan memberikan perintah bukan pilihan, dan perintahnya jelas , "Sementara ia memikirkan hal itu, ia tertidur dan bermimpi melihat malaikat berdiri di sisinya. "Hai Yusuf, anak Daud, " kata malaikat itu, "janganlah engkau ragu-ragu memperistri Maria, karena anak yang dikandungnya itu dari Roh Kudus!
Ia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau harus menamai anak itu Yesus (artinya ‘Juruselamat’), sebab Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Matius 1:20-21 (FAYH). Begitulah kebenarannya, pemberian nama Yesus bukan sekedar pikiran manusia, tapi kehendak surgawi yang harus diwujudkan dalam ragawi bayi anak Maria. Bukan nama biasa, bukan sembarang nama, nama yang mengubahkan peradaban, mengubahkan kehidupan, dan mengubahkan dunia. Yesus, nama yang menyelematkan dari dosa. Natal tanpa Yesus adalah kemustahilan, skenario surga mencatatkan bahwa nama Yesus akan jadi tonggak sejarah baru. Proyek penyelamatan yang sebenarnya dalam diri manusia diturunkan dari surga, dan kemanusiaan sejati juga keillahian yang murni menyatu. Natal tanpa nama Yesus adalah keharusan!

Lalu bagaimana dengan nama saya? Ah nggak usah dibahas ya, nama anda sendiri? Ya coba dicari saja, sekiranya bisa menambah kekuatan dan keimanan kenapa tidak, ya, kan? Selamat menyongsong natal, mengingatkan bahwa sebuah nama itu berarti, penting dan bermakna!

Penghiburan


"Dalam kesusahan dan kesesakanku, perintah-perintah-Mu menghibur aku." Mazmur 119:143 (FAYH) 


Friday, October 15, 2021

Catatan Sabtu Pagi Ini


"Kebaikan akan mendatangkan ketenangan sedangkan kejelekan akan mendatangkan kegelisahan" Alfialghazi

Seminggu yang lalu, si Mamang tukang servis jam dan sol sepatu keliling pas banget lewat depan rumah. Ngobrol-ngobrol sambil benerin jam saya dan juga motong jam hadiah yang belum sempat kepakai, eh tetiba dia nanya, "punten kalau ada hape android yang nggak kepakai atau yang rusak boleh nanti saya beli ya Pak?, Soalnya dikampung buat anak sekolah, hape cuman satu rebutan sama adik-adiknya" "Oh, oke Mang, nanti saya coba cari ya, tapi saya nggak janji ada." Jawab saya. "Iya pak, ini mah kalau ada. Soalnya kalau beli baru mah mahal juga." Katanya lagi.

Kemudian saya mulai bongkar-bongkar lemari di kamar. Ada satu hape android lama, hadiah ulang tahun istri. Android pertama saya setelah blackberry saya ketinggalan jaman waktu itu. Sudah berapa tahun sampai lupa. Hapenya masih berfungsi sebenarnya, cuma sudah tidak maksimal buat kerja. Awal-awal bikin Instagram kalau nggak salah pakai hape ini, belajar jualan online dan banyak nulis di blog juga di online platform. Banyak kenangannya, tapi lebih berfungsi jika hape nggak cuma terdiam, tersimpan, teronggok di suduk laci lemari. Saya sudah mengecek ulang, memindahkan foto-foto kedalam kartu memori, kemudian juga memindahkan file tulisan dan jualan, catatan kotbah, catatan keuangan, puisi dan lain-lain. Dan hapenya sudah siap di pakai ulang.

Pagi ini, sembari mengecek medsos dan bersantai ngopi, kebetulan tidak ada kelas, tiba-tiba terdengar teriakan si Mamang yang khas, "batre jaaaaaam...sol spatuuuu!" Langsung saya buka pintu dan teriak memanggilnya. "Mang, tunggu sebentar ya..." Saya masuk kedalam kamar dan mengambil hape, saya bawa dan saya serahkan padanya. "Saya nggak janji kemarin sih Mang, tapi ini ada, ujungnya sudah pecah sedikit karena jatuh, tapi masih bisa dipakai kok." "Aduh, nuhun pisan Pak, ini berapa saya bayarnya...?" "Yah, kok bayar...enggaklah Mang!" "Haturnuhun Pak, semoga jadi berkah yaah..." Tertahan tangisnya di ujung matanya saat menghindar tatapan mata saya. Saya juga terharu. Saya masuk kedalam kamar, mencium istri dan juga menahan haru supaya air mata tidak tumpah. Ah, Sabtu pagi yang indah.

Kenapa saya harus tulis dan ceritakan, suatu saat nanti mungkin anakku akan mengerti, ada kisah diluar sana, orang tua yang bekerja bersusah payah mencukupi kebutuhan hidup. Saya bukan bapak yang punya harta, tapi anak saya nanti bisa menceritakan ulang, bapaknya juga mencintai dan mencukupi dengan caranya. Karena kebaikan tidak harus ditahan, karena kebaikan harus dituliskan dan diceritakan bukan niat untuk dipamerkan!

Sunday, October 10, 2021

Sepekan Yang Melelahkan


"Diberkatilah orang yang terlalu sibuk untuk kuatir pada siang hari, dan terlalu lelah untuk kuatir di malam harinya." Phil Marquart

Benar-benar seminggu yang melelahkan, seharusnya term break on call  kali ini saya bisa melakukan banyak hal. Saya sudah merencanakan untuk memperbanyak tanaman dan membereskan kebun belakang rumah, nyatanya malah beberapa pohon mati karena nggak disirami beberapa hari. Mau menggambar dan juga meyelesaikan tulisan juga buku di aplikasi storial.co juga nggak sempat, padahal sudah tertahan berbulan-bulan. Draf kumpulan naskah buku untuk puisi beberapa bulan terakhir masih ada di notes hp, belum dipindahkan ke laptop juga. Tidak apa-apa, toh tersita oleh kesibukan yang lain selama sepekan ini juga memberikan waktu untuk belajar.

Belajar mengasihi, memberikan waktu, meluangkan waktu, tenaga, perasaan dan sedikit uang. 

Ah, lekas membaik semua. 

Thursday, October 7, 2021

Terlalu Sayang


"Abang nih terlalu sayang dan sabar ya sama motornya, sering servis dan mulai banyak yang mesti diganti lho, padahal kalau dihitung-hitung bisa buat DP motor baru", begitu kata si Om Bengkel. Yah, namanya juga sayang ya, kalau memang belum siap mau ganti baru ya sudah yang ada sekarang yang harus di perbaiki dan di ganti kalau memang perlu diganti. Soal hitungan kalau di total jadi makin banyak bisa buat beli baru? Ya mau gimana, pakai motor yang ini memang enak kok, nggak ngirit amat memang, tapi sudah mengalami perjuangan dari kontrakan sampai cicilan, dari jatuh, ditabrak, menabrak sampai males nyuci. Dari nggak punya duit sampai nggak punya lagi, eh punya sih tapi nggak banyak kayak orang,-oramg gitu. Berbagai peristiwa dia juga saksinya, sayang kan memang.


Kata Bapak waktu video call, motor itu nggak pernah sambat alias ngeluh, kapan saja mau dipakai asal kondisinya bagus ya jalan aja. Beda meskipun sayang dan cinta, istri tuh nggak bisa kapan saja dipakai, eh maksudnya di ajak kemana saja, lha iya lah pasti belum tentu cocok waktunya dan kondisinya. 

Eniwei, kalau motor saja di servis berkala ya berarti begitu juga dengan cinta, eh dengan pasangan, dengan keluarga. Biar tetap awet dan bahagia. Bisa ngeeeeeeengggg....gitu! 

Friday, October 1, 2021

Apa Kabar Pap?


Apa kabar di surga pap?
Tadi aku sempetin mampir di pusara ragamu yang tertinggal. Entah kenapa beberapa waktu kemarin tetiba terpikir tentangmu. 

Tidak banyak yang bisa aku sampaikan, hanya mau bilang, cucumu sudah besar, kami baik-baik saja sampai saat ini. Itu saja pap, maaf kalau jarang menengok tempat ini.


Friday, September 24, 2021

Hidup Memang Berat



Hidup memang berat, lihat saja...namanya bubur ayam, tapi ayamnya tertutup kerupuk, cakwe, kacang dan teman-temannya! Nggak papa nggak terlihat, biar cuma suwiran tapi tetap memberi rasa dan nama! Ini bubur ayam, bukan bubur kerupuk, bukan bubur cakwe, bukan bubur kacang, bukan yang lain, ya to? Jadi jangan berkecil hati, takut, minder, kecewa dan malu. Meskipun kita cuma sekedar suwiran nggak akan mengubah nilai dan harga kita.

Saya suka quote yang ditulis oleh Pak Joe Namath, " Ketika anda memiliki kepercayaan diri, anda bisa bersenang-senang. Dan Ketika anda bersenang-senang, anda bisa melakukan hal-hal luar biasa." Kepercayaan diri sebagai suwiran ayam sangat menguatkan dan bisa kita pakai jadi sesuatu untuk bersenang-senang. Bersenang-senang dengan kapasitas yang kita miliki, sesederhana apapun itu bentuknya.

Bayangkan, bisa buat sarapan, makan siang, makan malam atau entah kapan saja selama masih ada penjualnya, bubur ayam adalah sebuah produk yang powerful. Dan tanpa suwiran ayam, bubur ayam nggak akan berarti, dia hanya semangkuk bubur dengan campuran tambahan, dan nggak akan ada nama ayam dibelakang tulisan gerobak, spanduk, dan iklan lainnya. Hanya bubur! Jangan tidak percaya diri, jangan takut meskipun memang berat nggak dianggap apapun karena (sekali lagi) hanya suwiran, kita punya bagian yang jelas! 

Hidup memang berat, jika kita bandingkan dengan hidup yang lain. Pakdhe Theodore Roosevelt mengatakan, "comparison is the thief of joy." Membanding-bandingkan adalah pencuri kebahagiaan, ya nggak usah dibandingkanlah ya dengan kebahagiaan dan bagian orang. Jadi, tetap semangat ya kaum suwiran, mau ikut di aduk atau tidak dalam bubur, kita tetap suwiran ayam! Salam suwir.